Kilometer Nol
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 12 Juli 2021 23:24 WITA
1,164 tayangan
3 menit baca
Oleh M Danial
Penghitungan jarak ke berbagai arah. Ditandai dengan berbagai bentuk. Kebanyakan berbentuk sederhana. Bahkan seadanya. Tercantum nama kota terdekat. Yang ditulis berupa singkatan tiga huruf. Plus angka kilometer ke kota terdekat.
Umum dikenal dengan sebutan pal meter.
Pal meter kebanyakan berupa tembok semeter persegi tiga. Tercantum nama kota terdekat. Berupa singkatan dengan tiga huruf. Plus angka kilometer ke kota terdekat. Ada yang berbentuk tugu sederhana. Ada pula berupa monumen. Sebagai penanda untuk pengukuran jarak ke berbagai arah. Atau dari Kilometer 0 (baca: nol) ke daerah sekitarnya..
Penanda Kilometer 0 Indonesia. Terletak di wilayah paling barat dan paling timur Indonesia. Kilometer 0 di ujung barat. Di utara Pulau Weh, Kota Sabang, Provinsi Aceh. Sedangkan di ujung timur berada di Distrik Sota, Kabupaten Merauke. Monumen Kilometer 0 Indonesia memiliki desain khusus. Yang menggambarkan filosofi perekat Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Dan dari Miangas sampai Pulau Rote.
Monumen Kilometer 0 Indonesia di ujung timur dan barat. Menjadi land mark dan destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan.
Dimana Kilometer 0 Kota Jakarta sebagai Ibukota Negara ? Dikutip dari lifestyle.liputan6. com, kebanyakan orang beranggapan berada di Monas, Jakarta Pusat. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Karena pada awalnya titik Kilometer 0 Kota Jakarta. Letaknya di Jakarta Utara. Tepatnya di Menara Syahbandar. Namun, seiring perjalanan jaman, titik Kilometer 0 Kota Jakarta dipindah ke Monas pada tahun 1980-an. Pada jaman Gubernur Ali Sadikin.
Sulawesi Selatan memiliki penanda Kilometer 0. Letaknya di kawasan Pantai Bira, Kabupaten Bulukumba. Kawasan itu merupakan land mark dengan pemandangan yang indah. Dilengkapi sarana dan berbagai fasilitas. Yang menjadikan Pantai Bira makin menarik sebagai salah satu destinasi wisata andalan di wilayah itu.
Mungkin banyak yang berpikir. Bahwa Kilometer 0 Sulawesi Barat berada di tengah Kota Mamuju. Yang sebenarnya berada di luar kota. Di wilayah Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro. Penanda Kilometer 0 Sulbar letaknya di depan Kantor Gubernur Sulbar. Di Jalan Abd Malik Pattane Endeng, Mamuju. Bisa dilihat dengan mudah. Bentuknya tidak beda dengan pal meter kebanyakan di pinggir jalan.
Kilometer 0 tersebut. Adalah penanda untuk mengukur jarak ke ibukota kabupaten di Sulbar.
Kantor Bupati Mamuju berjarak 6,7 kilometer melalui Jalan Arteri. Sedangkan Ibukota lima kabupaten lainnya, yang jaraknya paling dekat dari titik 0 adalah Mamasa. Yakni 116 kilometer melalui Mambi. Dari titik 0 ke Kota Mamasa menjadi dua kali lipat melalui Polewali. Yaitu 286 kilometer.
Tobadak, ibukota Kabupaten Mamuju Tengah 188 kilometer dari titik 0. Sedangkan ibukota Kabupaten Majene, jaraknya 227 kilometer dari titik 0. Pasangkayu, ibukota kabupaten sebelah utara Sulbar 264 kilometer. Polewali beda sedikit jaraknya dengan Pasangkayu dari titik 0. Yakni 270 kilometer.
Kawasan di sekitar Kilometer 0 Sulbar. Adalah pusat pemerintahan Provinsi Sulbar. Terdapat gedung utama Kantor Gubernur. Yang rubuh diguncang gempa 6,2 magnitudo15 Januari lalu. Akan menjadi catatan perjalanan provinsi ke-33 ini.
Saya membayangkan. Penanda Kilometer 0 Sulbar nantinya tidak sekedar tembok semeter. Seperti yang terdapat di pinggir jalan. Berubah menjadi monumen. Yang menjadi land mark kota. Sekaligus sebagai pengingat peristiwa 15 Januari 2021. Dan menjadi warisan bagi generasi mendatang. Terbayang monumen Kilometer 0 Sulbar berdiri kokoh. Saling melengkapi bundaran yang telah ada. Yang tidak gelap pada malam hari. (*)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.