
Bupati Polman Akan Kerahkan Tim Tangani Buaya Ganas Serang Warga di Sungai Mandar
POLEWALI MANDAR,- Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud mengaku akan menurunkan tim untuk menangani buaya ganas yang telah menyerang sejumlah warga di Sungai Mandar, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat (Sulbar). Menurutnya, penanganan reptil berbahaya itu harus dilakukan secara terukur.
Hal itu disampaikan Samsul Mahmud usai memantau lokasi terjadinya serangan buaya di bantaran sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Jumat sore (24/04) sekira pukul 16.40 WITA.
“(Apakah akan diturunkan tim) Iya, saya kira nanti kita bicarakan dengan berbagai pihak lah, karena ini juga merupakan satwa dilindungi. Kami akan berkoordinsi dengan berbagai pihak, supaya langkah-langkah kita itu bisa terukur dan masyarakat kita juga bisa aman,” kata Samsul kepada wartawan, Jumat (24/04/2026).
Mahmud menilai persoalan buaya di sungai Mandar harus mendapat perhatian serius. Apalagi kasus serangan buaya sudah berulang kali terjadi di daerah ini.
“Kami hadir hari ini melihat kondisi, bagaimana keadaan dan situasi di Tinambung ini, dan kami melihat bahwa memang ini masalah yang terus berulang di daerah kita terutama yang ada di Tinambung,” tuturnya.
Diakui Samsul, koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar terus dilakukan agar serangan tidak terjadi lagi.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, bekerjama dengan BPBD dan SAR, kita mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Muhlis (50) tewas diterkam buaya saat mandi di sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kamis malam (23/04) sekira pukul 19.00 wita. Serangan buaya tersebut adalah kali ketiga terjadi di daerah ini dalam beberapa bulan terakhir.
“Tadi malam itu dia ke sungai, kan aktivitasnya itu setiap hari kalau magrib dia ke sungai biasa mandi. Menghadap ke belakang langsung diterkam dari arah belakang..Serangan ketiga mi ini..Kemungkinan sekitar 4 meter panjangnya (buaya),” kata Lurah Tinambung, Ali Sadikin kepada wartawan melalui sambungan telepon. (thaya)







