Pria 50 Tahun di Polman Tewas Diterkam Buaya 4 Meter Saat Mandi di Sungai Mandar
Foto Tangkap Layar : Proses evakuasi korban serangan buaya di Sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polman, Kamis malam (23/04/2026).

Pria 50 Tahun di Polman Tewas Diterkam Buaya 4 Meter Saat Mandi di Sungai Mandar

POLEWALI MANDAR,- Pria bernama Muhlis (50) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) tewas akibat diterkam buaya sepanjang 4 meter saat mandi di sungai Mandar. Jenazah korban ditemukan setelah lebih kurang 2 jam dilakukan pencarian.

“Tadi malam itu dia ke sungai, kan aktivitasnya itu setiap hari kalau magrib dia ke sungai biasa mandi. Menghadap ke belakang langsung diterkam dari arah belakang,” kata Lurah Tinambung, Ali Sadikin kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (24/04/2026).

Buaya menyerang korban saat berada di bantaran sungai Mandar, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kamis malam (23/04) sekira pukul 19.00 WITA. Korban diduga tidak memperhatikan kemunculan buaya karena kondisi air sungai sangat keruh.

“Bisa jadi itu (sungai keruh) korban tidak memperhatikan kemunculan buaya,” ungkap Ali.

 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ali menyebut serangan buaya ini diketahui warga setelah mendengar suara teriakan korban meminta pertolongan.

Buaya sempat menyeret tubuh korban masuk ke dalam sungai. Korban terlepas dari mulut buaya setelah warga yang melakukan pencarian mendekat untuk mengevakuasi.

“Sempat berteriak minta tolong, makanya warga berbondong-bondong ke lokasi,” ujarnya.

“Didapat itu buaya nya sementara makan korban..Mungkin karena merasa terganggu warga akhirnya sempat dilepaskan, pada saat dilepas langsung berbondong – bondong warga ambil korban,” sambung Ali.

Lanjut Ali mengatakan, korban ditemukan setelah 2 jam dilakukan pencarian. Korban ditemukan tewas dengan luka di dada dan leher akibat gigitan buaya.

“Pencarian sekira 2 jam, tadi malam kita ramai-ramai pencarian menggunakan beberapa kapal nelayan. (lokasi penemuan) tidak begitu jauh, dekat ada sekitar 50 meteran, luka di leher sama dada, luka gigitan (buaya),” terangnya.

Ali memperkirakan buaya yang menyerang korban berukuran 4 meter. Dia juga menyebut serangan buaya ini adalah kali ketiga terjadi di daerah ini.

“Serangan ketiga mi ini..Kemungkinan sekitar 4 meter panjangnya (buaya),” ucapnya.

Sementara Camat Tinambung Muhammad Rifai menuturkan, warga dibantu petugas gabungan akan melakukan upaya untuk menangkap buaya tersebut.

“Insya Allah dengan tim gabungan bersama kami akan melakukan pencarian hewan liar ini untuk kemudian bisa kami amankan sehingga warga di pesisir sungai Mandar ini merasa aman,” pungkas Rifai (thaya).

__Terbit pada
24/04/2026
__Kategori
Peristiwa, Sosial