
Kecewa Tak Ditemui, Massa Semarak Segel Kantor DPRD Polman
POLEWALI MANDAR,- Aliansi Semarak Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Buruh Internasional (May Day).
Aksi yang menyoroti berbagai persoalan krusial itu berlangsung di depan Kantor DPRD Polman, Jl.H.A.Depu, Kelurahan Takatidung, Kecamatan Polewali, Selasa siang (05/05). Adapun isu yang diangkat meliputi ketimpangan fasilitas pendidikan, tingginya angka putus sekolah hingga maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.
Jenderal Lapangan aksi Deby Akbar dalam orasinya menegaskan, kondisi pendidikan di Polman saat ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Ia menilai tingginya angka putus sekolah menjadi persoalan mendesak yang harus segera ditangani.
“Pada sektor pendidikan, kualitas pendidikan masih jauh dari layak. Fasilitas yang tidak merata, sistem yang belum berpihak, serta kurangnya perhatian serius dari pemerintah membuat kondisi pendidikan semakin memprihatinkan. Terlebih lagi angka putus sekolah di Polman masih tinggi,” tegas Deby, Selasa (05/05/2026).
Deby juga menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan yang dinilai sebagai persoalan serius dan membutuhkan penanganan tegas dari pemerintah.
“Kasus kekerasan seksual yang sering terjadi di lingkungan pendidikan harus menjadi perhatian serius. Pemerintah tidak boleh abai terhadap persoalan ini,” ungkapnya.
Selain itu, massa aksi juga menyoroti nasib tenaga pendidik, khususnya PPPK paruh waktu yang belum menerima gaji selama beberapa bulan terakhir.
Dalam aksi tersebut, massa menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD Polman yang diketahui sedang melakukan kunjungan kerja.
Ketiadaan perwakilan DPRD menemui massa memicu kekecewaan para demonstran. Sebagai bentuk protes, massa aksi akhirnya menyegel Kantor DPRD Polman. (tamrin)







