17 Bocah SD Dibina Petugas usai Beredar Video Perkelahian Antar Murid di Polman
FOTO : Babinsa dan Bhabinkamtibmas lakukan pembinaan terhadap sejumlah murid yang terlibat perkelahian di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Rabu (08/04/2026).

17 Bocah SD Dibina Petugas usai Beredar Video Perkelahian Antar Murid di Polman

POLEWALI MANDAR,- Sedikitnya 17 bocah sekolah dasar (SD) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat pembinaan khusus dari petugas usai beredar video perkelahian libatkan sejumlah murid. Perkelahian yang diduga dipicu saling ejek itu direkam murid lain dan videonya disebarluaskan.

“Intinya dia (murid) itu baku ejek, karena banyak di situ sehingga terjadi perkelahian. Sempat direkam temannya kemudian dibagikan kepada teman yang lain,” kata Panit 1 Reskrim Polsek Urban Wonomulyo, Iptu Mulyono kepada wartawan, Rabu (08/04/2026).

Perkelahian sesama murid salah satu SD di kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo itu terjadi, Selasa (07/04) kemarin.

Sejumlah murid tampak menangis karena ketakutan saat berada Polsek, Rabu (08/04). Usai mendapat pembinaan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas, para murid langsung dipulangkan kembali ke sekolahnya.

Mulyono menuturkan, perkelahian sesama murid SD itu tidak sampai menimbulkan korban. Semua murid dalam video perkelahian yang beredar telah diimbau tidak mengulangi perbuatannya.

“Tidak ada korban, kita akan turun sosialisasi ke sekolahnya agar (perkelahian) tidak terulang kembali. Tadi para murid sudah kita beri pembinaan,” tandasnya.

Sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidodadi Aipda Aswar Syam menyebut, para murid sengaja dibawa ke Polsek atas permintaan orang tua masing-masing setelah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah.

“Tadi sudah ada pertemuan di sekolah dihadiri para orang tua murid untuk menyelesaikan masalah ini. Kita bawa ke Polsek atas permintaan para orang tua sebagai bentuk pembinaan agar mereka (murid) tidak mengulangi perbuatannya,” terangnya.

Menurut Aswar, perkelahian yang terekam kamera itu melibatkan seorang murid pria dan sejumlah murid wanita. Murid lain diduga sengaja menghasut temannya sehingga memicu terjadinya keributan.

“Yang berkelahi laki-laki dan perempuan. Ini murid lain diduga memanasi, makanya sampai berkelahi. Lainnya menyoraki sambil memvideo,” pungkasnya. (thaya)

 

__Terbit pada
08/04/2026