2 Rumah – 8 Motor Hangus Terbakar di Polman, Tak Ada Korban
Foto Tangkap Layar : Kobaran api membakar 2 rumah warga di Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Kamis (09/04/2026).

2 Rumah – 8 Motor Hangus Terbakar di Polman, Tak Ada Korban

POLEWALI MANDAR,- 2 rumah dan 8 unit sepeda motor hangus terbakar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Api bermula dari rumah salah satu warga yang beberapa hari lalu menggelar pesta pernikahan.

Peristiwa terjadi di Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kamis dini hari (09/04) sekira pukul 03.30 WITA. Api cepat berkobar membakar kedua rumah berbahan semi permanen.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Tapi informasi warga api berasal dari rumah warga bernama Taslim yang baru selesai menggelar hajatan tiga hari lalu,” kata Kepala UPTD Damkar Polman, Imran kepada wartawan, Kamis (09/04/2026).

Imran menuturkan, nyaris tak ada harta benda yang bisa diselamatkan. Apalagi, warga dan pemilik rumah yang  terbakar masih tertidur lelap saat api mulai berkobar.

Kobaran api berhasil dipadamkan warga dengan bantuan 5 unit armada pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Kami terjun ke lokasi melibatkan 5 unit armada. Untuk rumah terbakar 2 hangus dan 1 unit terdampak,” ungkap Imran.

Imran memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Adapun kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Tidak ada korban. Kerugian materil ditaksir ratusan juta, dengan rincian 2 unit rumah, uang tunai 15 juta dan 8 unit motor,” bebernya.

Sementara salah satu pemilik rumah bernama Hadawiah mengaku terbangun saat api sudah membesar dan membakar rumahnya.

“Saya sadar (terbangun) saat api sudah membesar,” ucapnya.

Hadawiah juga mengaku tidak mengetahui sumber api penyebab kebakaran. Berdasarkan informasi yang diperoleh, api bermula dari kolong rumah tetangganya yang baru saja melaskanakan pesta pernikahan beberapa hari lalu.

“Api dari rumah sebelah, dari kolong rumah. Tidak ditahu juga bagaimana awalnya itu api, karena tiba-tiba ada lalu membesar,” tuturnya.

Menurut Hadawiah,  hampir semua harta bedanya ludes terbakar. Beberapa berkas penting dan seluruh perlengkapan haji miliknya bersama suami juga ikut hangus menjadi abu.

“Untung ada berkasku (berkas haji) yang bisa diselematkan, tapi tidak tahu apakah itu aslinya atau bukan, perlengkapan haji sudah disiapkan semua habis terbakar.

Sesuai jadwal, Hadawiah bersama suami bernama Bahtiar akan berangkat haji pada Senin (27/4) mendatang.

“Mau berangkat berhaji tanggal 27 sama suami,” pungkasnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah mendatangi lokasi kebakaran. (thaya)

__Terbit pada
09/04/2026
__Kategori
Peristiwa, Sosial