Pemuda di Polman Ngaku Dibegal Karena Takut Ortu Usai Gadaikan Motor Demi Bayar Utang
Foto Istimewa : Arham (tengah), yang mengaku korban begal saat diamankan di Polsek Campalagian, Kabupaten Polman, Selasa malam (14/04/2026).

Pemuda di Polman Ngaku Dibegal Karena Takut Ortu Usai Gadaikan Motor Demi Bayar Utang

POLEWALI MANDAR,- Seorang pemuda beranam Arham (24) diamankan usai viral jadi korban begal hingga membuatnya kehilangan sepeda motor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Terungkap, sang pemuda sengaja bersandiwara lantaran takut kepada orang tua (ortu) gegara motornya digadaikan demi bayar utang.

“Ceritanya dia banyak hutang sehingga digadaikan motornya, tapi karena takut sama orang tuanya makanya dibuatlah cerita rekayasa dibegal supaya motornya tidak dicari sama orang tuanya,” kata Kapolsek Campalagian Iptu H Arifuddin kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (15/04/2026).

Drama pembegalan yang viral itu terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Selasa malam (14/04) . Arham bahkan sempat melukai diri sendiri untuk menguatkan ceritanya.

“Sempat dibawa ke Puskesmas untuk visum, dia lukai dirinya di Wono (Wonomulyo), tidak jelas dilukai pakai apa, makanya ada semacam goresan untuk meyakinkan keluarga kalau dibegal,” terang Arifuddin.

Lanjut Arifuddin mengatakan, drama pembegalan ini awalnya dilaporkan pelaku ke Polsek Tinambung. Pelaku mengaku sepeda motor yang dikendarai dari Sidrap diambil kawanan begal yang menghadangnya dan mengancam menggunakan parang panjang.

“Dia itu kerja di Sidrap mau pulang kampung. Saat melapor, ceritanya dia dihadang, dikejar pemotor lalu disuruh berhenti karena diancam menggunakan parang panjang,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku mengaku telah mengarang cerita palsu. Ternyata pelaku telah menggadaikan motornya senilai Rp 6 juta dan memiliki pinjaman online (pinjol) sebanyak Rp 800 ribu.

“Motornya sudah digadaikan bulan Maret lalu di Sidrap dan ada pinjol 800 ribu,” ujar Arifuddin.

Menurut Arifuddin, pelaku saat ini diamankan di Polsek Campalagian untuk diberi pembinaan. Pelaku juga telah membuat video klarifikasi atas cerita pembegalan yang viral itu.

“Tadi malam sudah buat video klarifikasi. Sementara pelaku kita simpan di Polsek untuk pembinaan, orang tuanya juga sudah buatkan surat penitipan anaknya di Polsek untuk diberi efek jera,” tutupnya.

Dalam video yang dilihat wartawan, pelaku didampingi seorang wanita dan dua polisi membuat pernyataan klarifikasi atas kabar rekayasa pembegalan yang dialaminya.

“Saya atas nama Arham mengaku sebagai korban begal memohon maaf kepada pihak kepolisian Polres Polman dan masyarakat Polman terutama kepada kedua orang tua saya terkait kejadian saya perbuat atau rekayasa. Yang dimana saya buat cerita bahwa saya dibegal dan mengaku kehilangan sepeda motor dan sejumlah uang…sekali lagi saya memohon maaf dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatan saya di kemudian hari,” ungkap pria dalam video tersebut. (thaya)

__Terbit pada
15/04/2026
__Kategori
Peristiwa, Sosial