
Terekam Kamera Praktik Sabung Ayam di Polman, Polisi Diminta Bertindak
POLEWALI MANDAR,- Praktik judi sabung ayam diduga terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) terekam kamera warga dan videonya beredar luas. Polisi diminta bertindak untuk menghentinkan praktik judi yang meresahkan dan diduga masih marak terjadi di daerah ini.
Dalam potongan video pendek yang beredar, terlihat dua pria sedang menggendong ayam yang siap untuk diadu. Belasan warga lain bersorak-sorai saat melihat ayam sedang beradu.
Berdasarkan informasi, praktik sabung ayam yang terekam kamera itu diduga berlangsung di Dusun Tappang, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, beberapa waktu lalu. Dikabarkan, praktik sabung ayam di daerah itu kerap berlangsung termasuk pada momen hari raya Idul Fitri kemarin.
“Sering dilakukan di Dusun Tappang. Bahkan saat lebaran juga tetap ada,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, kepada wartawan, Senin (06/04/2026).
Menurut warga, praktik sabung ayam itu kerap dilakukan secara berpindah-pindah untuk menghindari pantauan petugas. Diakui, peserta sabung ayam berdatangan dari sejumlah tempat.
“Pesertanya dari luar, tapi yang buka arena orang sini,” ungkap warga.
Sementara Kepala Desa Kunyi, Andri mengaku belum memastikan apakah praktek sabung ayam dalam video beredar betul terjadi di wilayahnya atau bukan. Dia meminta petugas terkait segera mengidentifikasi para pelaku sabung ayam dalam video untuk penanganan lebih lanjut.
“Kalau memang itu benar (di desa kunyi), harapan saya bisa didapatkan itu titik kordinat (lokasi sabung ayam), bisa didapatkan siapa itu pelaku yang berbuat kegiatan itu (sabung ayam) dan dicari tahu siapa yang bertanggung jawab,” ungkap Anri melalui sambungan telepon.
Anri juga meminta petugas segera mengambil tindakan jika benar praktik sabung ayam itu berlangsung di desanya.
“Kami berharap ada perhatian dari aparat berwenang untuk menghentikan kegiatan itu jika memang terjadi di wilayah kami,” tuturnya.
Babinsa Desa Kunyi, Koptu Firdaus membenarkan informasi terkait dugaan praktik sabung ayam di Desa Kunyi. Menurutnya, arena sabung ayam sulit terdeteksi karena kerap berpindah-pindah terlebih para pelaku telah mengantisipasi kehadiran petugas.
“Informasinya ada, tapi mereka sudah pasang jaringan pemantau, jadi kalau aparat masuk, mereka cepat bubar. Apalagi arenanya berpindah-pindah, begitu aparat masuk biasanya sudah tidak kegiatan di lokasi,” tuturnya.
Kapolres Polman AKBP Anjar Purwoko yang dikonfirmasi, mengaku telah memerintahkan Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi untuk menindaklanjuti kabar praktik judi sabung ayam di wilayah tersebut.
“Saya sudah perintahkan kasat Reskrim untuk tindak lanjuti segera,” tegas Anjar melalui pesan singkat. (zik/thaya)







