Pemerintah bersama TNI-Polri Bahu Membahu Tangani Longsor di Matangnga Polman
Foto Istimewa : Salah satu titik longsor menutup jalan telah dibersihkan menggunakan alat berat di Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Mingbu

Pemerintah bersama TNI-Polri Bahu Membahu Tangani Longsor di Matangnga Polman

POLEWALI MANDAR,- Pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan bencana tanah longsor yang menerjang wilayah Kecamatan Matangnga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Personel TNI-Polri dikerahkan untuk membantu warga terdampak bencana dan pemulihan akses jalan yang tertutup longsor.

Memasuki hari ke-3 pasca terjadinya bencana yang disebabkan curah hujan tinggi itu, akses jalan menuju wilayah terdampak paling parah di Desa Rangoan dan Desa Katimbang sudah dapat dijangkau kendaraan roda empat.

“Alat berat sudah membuka jalan menuju beberapa wilayah terdampak longsor sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Kapolsek Matangnga Ipda Wijaya Sutan dalam keterangannya, Minggu (17/05/2026).

Meski begitu, Wijaya menyebut masih ada  2 wilayah yang terisolir lantaran akses jalannya tertutup material longsor terdiri dari tanah dan batang pepohonan. Kedua wilayah itu adalah Dusun Pekkabata di Desa Katimbang dan Dusun Mesakada di Desa Rangoan.

Menurutnya, upaya pembersihan material longsor yang menutup akses jalan menuju kedua wilayah tersebut juga terus dilakukan.

“Upaya pembersihan batang pohon yang menutup akses jalan menuju Dusun Pekkabata dilakukan menggunakan gergaji mesin. Sementara pembersihan material longsor menuju Dusun Mesakada dilakukan menggunakan alat berat,” ujarnya.

Wijaya juga menyebut upaya perbaikan sejumlah tiang listrik  yang ambruk akibat terdampak longsor masih berlangsung. Dia memperkirakan aliran listrik ke rumah warga normal kembali, Selasa nanti (19/05).

“Untuk aliran listrik, sementara proses perbaikan tiang pada tiga titik, perkiraan aliran listrik menyala Selasa lusa,” ucapnya.

Dia mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. Apalagi hujan dengan intensitas rendah masih mengguyur wilayah kecamatan Matangnga.

“Saat ini Hujan di wilayah Matangnga turun dengan intensitas rendah. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi terjadinya longsor susulan,” pungkasnya.

Foto Istimewa : Anggota TNI bantu warga lintasi jalur darurat akibat longsor di Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman.

Sementara Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah menyampaikan, proses pemulihan wilayah terdampak longsor dilakukan secara terpadu bersama BPBD, Polri, pemerintah setempat dan masyarakat.

Dia menyebut personel TNI-Polri masih bersiaga membantu warga melintasi jalur darurat agar aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama distribusi kebutuhan pokok dan akses pelayanan kesehatan. Sebab, akses jalan menuju beberapa wilayah terdampak belum sepenuhnya normal.

“Kita lihat juga personel BPBD dan Polri sudah turun membantu proses pemulihan pascabencana di tiga desa terdampak di Kecamatan Matangnga. Kami berharap akses masyarakat segera pulih agar roda perekonomian dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, 4 rumah warga rusak diterjang material longsor akibat curah hujan tinggi yang menguyur wilayah Kecamatan Matangnga, di Kabupaten Polman, Jumat (15/05). Sejumlah personel TNI langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga terdampak longsor.

“Begitu mendapat informasi adanya longsor, Babinsa langsung bergerak ke lokasi membantu warga mengevakuasi barang-barang dan membersihkan material yang menutup akses jalan,” kata Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Subarkah, Sabtu (16/05). (thaya)

__Terbit pada
17/05/2026