
4 Rumah Warga Rusak Diterjang Longsor di Matangga Polman, TNI Terjun Bantu Warga
POLEWALI MANDAR,- Sedikitnya 4 rumah warga dilaporkan rusak usai diterjang material longsor akibat cuaca buruk di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Sejumlah personel TNI langsung terjun ke lokasi untuk membantu warga yang terdampak.
Dalam potongan video pendek yang dilihat wartawan, tampak kondisi rumah warga alami kerusakan parah pada bagian dinding usai diterjang material longsor. Terlihat juga sejumlah warga kesulitan melewati jalan yang tertutup lumpur tebal.
“Longsor mengakibatkan kerusakan empat rumah warga,” kata Kepala BPBD Polman Andi Chandra Sigit dalam keterangannya, Jumat (15/05/2026).
Longsor terjadi di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Jumat sore (15/05) sekira pukul 17.00 wita. Dari 4 rumah yang terdampak longsor, 2 diantaranya rusak parah.
“2 rumah rusak parah, 2 rusak ringan,” ungkap Andi Chandra.
Menurut Andi Chandra, hujan yang mengguyur sepanjang hari mengakibatkan tebing tinggi di dekat pemukiman warga menjadi labil hingga akhirnya longsor. Material longsor terbawa air menerjang rumah warga dan menutup permukaan jalan sepanjang 70 meter hingga sulit dilalui warga.
“Longsor terjadi akibat hujan deras dari siang sampai sore hari. Material longsor juga menutup permukaan jalan sepanjang 70 meter,” tuturnya.

Sementara Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Subarkah menyebut, longsor juga mengakibatkan aliran listrik ke rumah warga terputus.
“Selain merusak 4 rumah warga, longsor mengakibatkan tiga tiang listrik roboh hingga aliran listrik ke sejumlah titik terputus,” ucapnya.
Diakui Subarkah, sejumlah personel TNI langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu warga terdampak longsor. Mereka bergotong royong membersihkan lumpur, memindahkan kayu-kayu besar yang terbawa longsor, hingga membantu warga mengamankan barang dari dalam rumah yang terdampak.
“Begitu mendapat informasi adanya longsor, Babinsa langsung bergerak ke lokasi membantu warga mengevakuasi barang-barang dan membersihkan material yang menutup akses jalan,” terangnya.
Subarkah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Dia mengimbau warga waspada terhadap potensi longsor susulan.
“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kami mengimbau warga, khususnya yang tinggal di daerah perbukitan dan rawan longsor, agar selalu berhati-hati dan segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah,” pungkasnya. (thaya)







