
Ditabrak Mobil ketika Hendak ke Pasar, Kakak-Adik di Binuang Tewas
BINUANG,- Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Polewali Mandar. Pasangan kakak adik bernama Darmawati (31 tahun) dan Desi Ratnasari (21 tahun), meregang nyawa setelah tertabrak mobil yang melaju kencang.
Peristiwa kecelakaan naas ini, terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Selasa (09/11) pagi, sekira pukul 06:00 wita.
Sesaat sebelum kejadian, kedua korban yang berboncengan menggunakan sepeda motor dengan nomor polisi DP 4121 DQ, diketahui baru saja keluar dari pekarangan rumah, lantaran hendak ke pasar.
“Kedua korban baru beranjak keluar dari pekarangan rumah, posisinya masih di bahu jalan” kata Kasat Lantas Polres Polewali Mandar, AKP Ferrix Sandhi, kepada wartawan, Selasa siang (09/11/2021).
Namun naas, saat masih berada di bahu jalan, kedua korban ditabrak mobil berwarna putih yang melaju kencang dari arah barat ke timur.
“Mobil melaju dengan kecepatan relatif tinggi. Saat memasuki jalan menikung ke arah utara, tidak dapat dikuasai oleh pengendara, yang kemudian menabrak sepeda motor yang dikendarai korban,” terang Ferrix.
Saat kejadian, mobil dengan nomor polisi DP 1736 TB, dikemudikan pria bernama Gunawan (23 tahun), warga Desa Buntu Pasik, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Selain sang pengemudi, mobil membawa sedikitnya empat penumpang lain.
Kendati kondisi mobil ringsek dan sempat terguling di sisi jalan, Gunawan bersama keempat penumpang lainnya, diketahui hanya menderita luka ringan.
Salah satu kerabat, Isman mengungkapkan, peristiwa kecelakaan ini mengakibatkan kedua korban menderita luka parah, hingga akhirnya meninggal dunia.
“Yang satu meninggal di tempat, yang satu meninggal perjalanan menuju rumah sakit,”ungkap Isman.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa ini telah dalam penanganan Sat Lantas Polres Polewali Mandar. Pengemudi mobil telah diamankan polisi untuk pertanggung jawabkan perbuatannya.
Isak tangis keluarga pecah, saat jenazah kedua korban diantar ke tempat peristirahatan terakhir. (Thaya)







