Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Warga Korban Banjir Bandang Terisolir di Riso mulai Terserang Penyakit

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 18 Oktober 2022 19:51 WITA 574 tayangan 2 menit baca
Warga Korban Banjir Bandang Terisolir di Riso mulai Terserang Penyakit
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
TAPANGO,- Puluhan warga korban banjir bandang yang terisolir di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mulai diserang penyakit diare, gatal-gatal, hingga pusing. Sumber air tercemar hingga rasa takut akibat trauma diduga menjadi penyebabnya. “Banyak yang mulai gatal-gatal, sakit perut juga, mungkin karena air,”kata salah satu warga Desa Riso, Harmi (30 tahun) kepada wartawan, Selasa (18/10/2022). Banjir bandang menerjang Desa Riso di Kecamatan Tapango, sekira pukul 13:00 wita, Sabtu (16/10). Selain merusak 10 rumah warga, sedikitnya 80 kepala keluarga di Dusun Rakasang dan Dusun Tondo Pata juga terisolir, lantaran akses jalan menuju kedua wilayah tersebut terputus usai diterjang banjir. Diakui Harmi, pasca terjangan banjir bandang membuat mereka kesulitan mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi. Sumber air dari pegunungan yang selama ini mereka manfaatkan, telah tercemar akibat banjir. “Mungkin itu penyebab sehingga banyak warga yang sakit perut, karena sumber air di pegunungan tercemar apalagi karena banjir dan masih selalu hujan sehingga airnya kotor,”ungkapnya. Hal serupa diungkapkan Bidan Desa Riso Meli, yang melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir bandang. Menurutnya, banyak warga korban banjir yang saat ini terpaksa mengkonsumsi air tidak jernih, karena kesulitan mendapatkan air bersih. “Kalau diare, dari air minum yang mereka konsumsi dalam keadaan tidak jernih, atau tidak layak dikonsumsi, tercemar gegara banjir, makanya mereka banyak yang mengalami diare,”imbuhnya. Sementara banyaknya warga yang mengalami pusing, diduga karena kurang istirahat akibat trauma pasca banjir bandang yang menerjang. “Mungkin karena mereka kurang istirahat, makanya mereka banyak yang tekanan darahnya rendah, pusing, mungkin karena masih trauma akan bencana dihadapi, sehingga kalau malam banyak yang begadang karena merasa khawatir,”tutupnya. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman