Dinas Pangan Sulbar Sosialisasi Perkuat Pengawasan Rantai Pasok MBG di Mamasa
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 21 Oktober 2026 15:43 WITA
36 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan rantai pasok dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mamasa. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi antarunsur yang terlibat dalam penyediaan bahan pangan bagi pelaksanaan MBG.
Kegiatan melalui Sosialisasi Penguatan Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) berlangsung, Selasa (29/09). Pelaksanaan kegiatan bersinergi dengan OKKPD, Satgas Pangan dan Mitra Petani.
Sosialisasi tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri atas pelaku usaha dan kelompok tani Kabupaten Mamasa serta 16 Kepala SPPG. Bupati Mamasa Welem Sambolangi, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Mamasa Suriani Tasikrara Dellumajang, Kepala Regional BGN Sulawesi Barat Firazh Ahmadilla Ma’ga, serta Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Mamasa Muhammad Sahrul Gunawan, turut hadir dalam kegiatan itu.
Kehadiran Dinas Pangan Sulbar dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan dukungan teknis kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, kelompok tani dan pengelola SPPG dalam memastikan bahan pangan yang menjadi bagian dari program MBG memenuhi aspek mutu dan keamanan.
Dalam arahannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menekankan pentingnya perhatian terhadap keamanan pangan di daerah, khususnya dalam mendukung penyediaan bahan pangan untuk dapur MBG.
“Kegiatan ini harus menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman dan koordinasi antarunsur yang terlibat dalam penyediaan bahan pangan bagi pelaksanaan MBG,” kata Welem dalam keterangannya, Selasa (29/09/2026).
Sementara Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Pangan Daerah Sulbar, Daniel Appulembang menjelaskan menjelaskan pentingnya penerapan standar mutu dan keamanan PSAT secara konsisten pada setiap tahapan rantai pasok.
“Mulai dari produksi, penanganan, distribusi, penyimpanan hingga pangan digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi,” ungkapnya.
Melalui sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, OKKPD, Satgas Pangan, mitra petani dan pengelola SPPG, pengawasan mutu dan keamanan pangan diharapkan semakin kuat. Dengan demikian, bahan pangan yang masuk dalam rantai pasok MBG di Kabupaten Mamasa dapat terjamin aman, bermutu dan layak dikonsumsi masyarakat. (rls)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.