Wagub Sulbar Harap OPD Berinovasi Dalam Merencanakan Program Kerja
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 18 Januari 2019 20:31 WITA
939 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Hari kedua pelaksanaan Rapat Kerja Pimpinan Provinsi (Rakerpimprov) lanjutan di lingkup Pemprov SUlbar, yang berlangsung pada hari Jumat (18/01/19), di Auditorium Lantai 4 Kantor Gubernur SUlbar, Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar didampingi Sekprov Sulbar Muhammad Idris, mengharapkan agar program Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang masih tumpang tindih bisa disinkronkan antara satu sama lain.
Hal ini disampaikan Enny, setelah mendengar hasil presentase yang disampaikan masing-masing pimpinan OPD, hingga ditemukan beberapa persoalan, salah satunya dimana ada program kegiatan yang tumpang tindih pada beberapa OPD.
“ Kalau kita melihat dari pertemuan pertama hingga hari ini, memang masih terdapat program dan kegiatan yang tumpang tindih, jadi tolong disinkronkan, saya minta program dan kegiatan yang dipaparkan OPD, tolong di evaluasi dan dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya “ tandas Enny.
Walau menemukan sejumlah persoalan, Enny mengaku tidak akan melakukan perubahan terhadap rencana program masing-masing OPD, kendati demikian, diakui kedepan akan dilakukan evaluasi terhadap program tersebut, dan diharapkan agar OPD bisa melakukan inovasi dalam merencakan program kegiatan.
Sementara itu, Sekprov Sulbar Muhammad Idris juga menghimbau, agar OPD membudayakan perencanaan dengan baik, melakukan inovasi dan membangun konektifitas. Terkait persentase program dan kegiatan yang disampaikan pimpinan OPD, Idris menyampaika apresiasinya, sebab Ia menilai hal itu sudah dapat menjadi gambaran terhadap program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun ini agar lebih baik.
Di hari ke dua pelaksanaan rakerpimprov sebanyak 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan persentase terkait program dan kegiatan prioritas 2019. (Rls/Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.