Tim Dalwas Mabesad Apresiasi Pembangunan Jembatan Garuda di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 29 Oktober 2026 06:12 WITA
111 tayangan
3 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) meninjau pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Dalam peninjauan tersebut, tim mengapresiasi kinerja Kodim 1402/Polman yang dianggap melakukan pembangunan jembatan dengan sangat baik di wilayah teritorialnya.
"Secara pengerjaan sangat bagus dan layak. Saya juga mengapresiasi Dandim 1402/Polman beserta tim yang sudah mengerjakan," kata Brigjen TNI Bayu Tirtianto dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).
Tim Dalwas yang dipimpin Brigjen TNI Bayu Tirtianto melakukan pemeriksaan langsung terhadap sejumlah lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Rabu (28/10). Salah satunya jembatan perintis garuda di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi yang progresnya telah mencapai 80 persen.
Peninjauan tersebut bertujuan memastikan kualitas konstruksi serta kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan ketentuan yang berlaku. Dalam peninjauan itu, tim mengevaluasi sejumlah aspek pembangunan, mulai dari material yang digunakan hingga hasil pekerjaan fisik di lapangan.
“Evaluasi tersebut dilakukan untuk memastikan konstruksi jembatan memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapka,” ungkap Tirtianto.
Tirtianto juga mengingatkan agar seluruh tahapan pembangunan yang masih berlangsung tetap mengacu pada spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
“Setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan sesuai ketentuan agar kualitas konstruksi tetap terjaga,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan perintis garuda merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI AD dalam menghadirkan akses penghubung bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur.
Dia berpesan kepada Pemerintah Desa Kunyi dan masyarakat setempat agar bersama-sama menjaga serta memelihara jembatan setelah pembangunan selesai dan fasilitas tersebut dapat digunakan.
"Jembatan ini merupakan impian masyarakat sejak puluhan tahun. Karena itu, setelah dibangun, harus dijaga dan dipelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkasnya.
Sementara Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan Tim Dalwas merupakan bagian dari pengawasan pembangunan jembatan perintis garuda di wilayah teritorial Kodim 1402/Polman.
Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerjaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan dengan tetap memperhatikan kualitas, kelayakan, dan aspek keamanan sebelum jembatan digunakan masyarakat.
"Pemeriksaan ini untuk memastikan pembangunan jembatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan kepastian mengenai kelayakan dan keamanan jembatan sebelum digunakan masyarakat," jelasnya.
Kepala Desa Kunyi, Anri turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pembangunan jembatan di wilayahnya. Dia menyebut keberadaan jembatan tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
"Kami berterima kasih kepada TNI. Jembatan yang sudah diimpikan masyarakat sejak puluhan tahun lalu kini mulai berdiri kokoh. Kami berharap pembangunan ini segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Setelah seluruh pekerjaan rampung dan jembatan dinyatakan layak digunakan, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung konektivitas dan meningkatkan kemudahan akses bagi masyarakat setempat.
Adapun lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menjadi sasaran peninjauan Tim Dalwas meliputi Desa Tubbi, Sambalibali, Pussui, Tenggelang, dan Kunyi. (Zik/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
