Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Vaksinasi Murid SD di Polman, Polisi Hibur Anak Cemberut Karena Gagal Vaksin

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 26 Januari 2022 18:34 WITA 649 tayangan 2 menit baca
Vaksinasi Murid SD di Polman, Polisi Hibur Anak Cemberut Karena Gagal Vaksin
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAPILLI,- Vaksinasi COVID-19 menyasar anak usia enam hingga sebelas tahun, mulai dilakukan pada sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Beragam tingkah lucu mewarnai pelaksanaan vaksinasi ini. Polisi yang berada di lokasi untuk melakukan pengamanan, terpaksa turun tangan menghibur sejumlah anak yang cemberut karena gagal divaksin. Seperti yang terlihat di halaman SD Negeri 003 Lampa, Kelurahan Mapilli, Kecamatan Mapilli, Rabu siang (26/01). Pelaksanaan vaksinasi yang dimulai sekira pukul 10:00 wita itu, dihadiri ratusan murid, didampingi orang tua masing-masing. Kendati disambut antusias, tidak sedikit murid yang tampak ketakutan ketika akan divaksin. Mereka terus memeluk orang tuanya, saat menerima suntikan vaksin. Ada juga anak yang sempat berteriak, diduga kaget dan merasa sakit ketika menerima suntikan. Sementara beberapa murid lainnya yang telah mendaftarkan diri untuk divaksin, terus cemberut karena gagal divaksin. Hasil screening tim vaksinator menunjukkan beberapa anak sedang sakit, sehingga belum layak untuk divaksin. Alhasil, aparat kepolisian terpaksa memutar otak untuk menghibur murid yang gagal divaksin. Apalagi beberapa murid sempat merengek, memaksa divaksin kendati sedang sakit. “Alhamdulillah, respon para murid bersama orang tua cukup antusias. Saking antusiasnya itu, ada beberapa murid yang dianggap tidak layak untuk divaksin setelah dilakukan screening, sempat memaksa untuk divaksin,”ujar Kepala UPTD Puskesmas Mapilli Saldy Kursani kepada wartawan, Rabu (26/01/2022). “Jadi kami anjurkan dulu untuk berobat, sampai kondisinya bisa divaksin dan memenuhi kriteria,”sambungnya. Menurut Saldy, tingginya animo warga mendukung proses percepatan vaksinasi untuk anak ini, tidak lepas dari upaya sosialisasi yang terus dilakukan Tim Vaksinasi COVID-19. Padahal sebelumnya, banyak warga yang enggan mengizinkan anaknya untuk divaksin. “Setelah kami bersama tim dari kesehatan bersama satgas kecamatan, setelah selesai kita melaksanakan sosialisasi untuk orang tua murid, tibalah saatnya pelaksanaan vaksinasi untuk anak sekolah ini, cukup antusias untuk melaksanakan vaksinasi. Pada saat dilakukan screening, para orang tua mendampingi anaknya,”ungkapnya. Saldy menyebut, total jumlah sasaran vaksinasi untuk anak usia enam hingga sebelas tahun di Kecamatan Mapilli, mencapai 3200 orang. “Insya Allah, ini akan terus kita laksanakan setiap hari, tergantung dari pihak sekolah setelah sosialisasi kapan kesiapannya, akan langsung kami datangi,”pungkasnya. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman