Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Ular Sanca Kembang Muncul di Alun-Alun Polman Kagetkan Pengunjung, Damkar Evakuasi

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 1 Agustus 2026 17:59 WITA 196 tayangan 2 menit baca
Ular Sanca Kembang Muncul di Alun-Alun Polman Kagetkan Pengunjung, Damkar Evakuasi
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Seekor ular sanca kembang terlihat di alun-alun Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) hingga membuat kaget pengunjung. Petugas Damkar diterjunkan untuk mengevakuasi ular sepanjang satu meter itu. “Ular tersebut pertama kali terlihat oleh salah satu pengunjung Alun-alun. Karena khawatir membahayakan pengunjung lain, kemunculan ular itu segera dilaporkan kepada salah satu anggota pemadam kebakaran,” kata Kepala UPTD Damkar Polman, Imran kepada wartawan melalui pesan singkat, Sabtu (01/08/2026). Ular sanca itu terlihat saat berkeliaran di sekitar tanaman hias yang tumbuh di Alun-alun Polewali, Jalan Manunggal, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Sabtu pagi (01/08) sekira pukul 07.15 Wita. Sebanyak 8 orang personel Damkar diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi ular. “Setibanya di lokasi, Tim langsung melakukan identifikasi serta pendekatan terhadap ular,” ujar Imran. Imran mengatakan proses evakuasi dilakukan menggunakan metode penanganan langsung dengan bantuan sejumlah peralatan, di antaranya grabstick dan sarung tangan khusus untuk menangani reptil. “Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar tidak membahayakan petugas maupun ular tersebut. Proses evakuasi berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya. Menurut Imran, ular sanca kembang tersebut telah berhasil diamankan dan selanjutnya akan dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga. Meski tidak berbisa, ular sanca kembang tetap perlu diwaspadai karena memiliki kemampuan melilit mangsanya hingga mati sebelum ditelan secara utuh. “Ular sanca kembang berhasil diamankan oleh tim dan selanjutnya akan dilepasliarkan ke habitat yang aman, jauh dari permukiman warga,” tuturnya. “Kalau jenis sanca tidak (berbisa) cuman dia cara berburunya melilit, sampai mati lemas mangsanya lalu ditelan utuh. Ini masih kecil, panjangnya sekitar satu meter,” sambung Imran. Imran mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak panik ketika menemukan hewan liar di sekitar permukiman maupun fasilitas umum. Dia juga meminta warga segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak terkait agar dapat ditangani petugas yang memiliki keahlian dan peralatan yang memadai. “Kepada warga kami imbau selalu waspada dan tetap tenang apabila mendapati hewan liat di sekitarnya. Segera melapor ke pihak terkait agar dilakukan penanganan dari petugas yang ahli,” pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman