Dari hasil penyelidikan polisi, kecelakaan berawal ketika truk bermuatan rotan dengan nomor polisi DC 8241 AV, yang dikemudikan Petrus Sampe (28 tahun), hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah warga di pinggir jalan, dan menewaskan para korban yang sedang bermain game di dalam rumah.
“ Mobil berangkat dari Keang menuju Belang-Belang, tiba-tiba mobil oleng, mungkin karena sopirnya mengantuk, membuat mobil yang melaju kencang hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah termasuk para korban yang berada di dalam rumah “ kata Kasat Lantas Polres Mamuju, Edi Sartono, kepada wartawan.
Pasca kejadian. sang sopir truk diketahui sempat berupaya melarikan diri lantaran nyaris jadi korban amukan massa.
“ Tadi sopirnya sempat kabur, dan mengamankan diri di rumah salah seorang warga, namun Alhamdulillah sudah kami amankan di Polres Mamuju untuk dilakukan proses lebih lanjut “ ungkap Edy Sartono.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian. Rencananya, proses pemakaman keempat korban akan dilakukan pada senin besok. (Thaya) Truk Bermuatan Rotan Tabrak Rumah dan Kios di Mamuju, 4 Anak Tewas
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 14 Juli 2019 22:36 WITA
833 tayangan
2 menit baca
MAMUJU,- Kecelakaan lalu lintas yang merenggut empat korban jiwa ini , terjadi di jalan poros Kalukku, Desa Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu sore (14/07/19).
Korban meninggal masing-masing bernama Muh. Nabil (12 tahun), Andriawan (14 tahun), Risal (14 tahun), dan Mansur S. (12 tahun). Sementara 1 korban lainnya bernama Irfandi (16 tahun) menderita luka parah dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Tangis histeris keluarga pecah, saat melihat para korban terbujur kaku tidak bernyawa dengan kondisi memprihatinkan.
Dari hasil penyelidikan polisi, kecelakaan berawal ketika truk bermuatan rotan dengan nomor polisi DC 8241 AV, yang dikemudikan Petrus Sampe (28 tahun), hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah warga di pinggir jalan, dan menewaskan para korban yang sedang bermain game di dalam rumah.
“ Mobil berangkat dari Keang menuju Belang-Belang, tiba-tiba mobil oleng, mungkin karena sopirnya mengantuk, membuat mobil yang melaju kencang hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah termasuk para korban yang berada di dalam rumah “ kata Kasat Lantas Polres Mamuju, Edi Sartono, kepada wartawan.
Pasca kejadian. sang sopir truk diketahui sempat berupaya melarikan diri lantaran nyaris jadi korban amukan massa.
“ Tadi sopirnya sempat kabur, dan mengamankan diri di rumah salah seorang warga, namun Alhamdulillah sudah kami amankan di Polres Mamuju untuk dilakukan proses lebih lanjut “ ungkap Edy Sartono.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian. Rencananya, proses pemakaman keempat korban akan dilakukan pada senin besok. (Thaya)
Dari hasil penyelidikan polisi, kecelakaan berawal ketika truk bermuatan rotan dengan nomor polisi DC 8241 AV, yang dikemudikan Petrus Sampe (28 tahun), hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah warga di pinggir jalan, dan menewaskan para korban yang sedang bermain game di dalam rumah.
“ Mobil berangkat dari Keang menuju Belang-Belang, tiba-tiba mobil oleng, mungkin karena sopirnya mengantuk, membuat mobil yang melaju kencang hilang kendali hingga akhirnya menabrak kios dan rumah termasuk para korban yang berada di dalam rumah “ kata Kasat Lantas Polres Mamuju, Edi Sartono, kepada wartawan.
Pasca kejadian. sang sopir truk diketahui sempat berupaya melarikan diri lantaran nyaris jadi korban amukan massa.
“ Tadi sopirnya sempat kabur, dan mengamankan diri di rumah salah seorang warga, namun Alhamdulillah sudah kami amankan di Polres Mamuju untuk dilakukan proses lebih lanjut “ ungkap Edy Sartono.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, polisi memasang garis polisi di lokasi kejadian. Rencananya, proses pemakaman keempat korban akan dilakukan pada senin besok. (Thaya) admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.