TNI Lalui Jalan Terjal Distribusi Material Rabat Beton TMMD ke-127 di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 5 Februari 2026 07:07 WITA
149 tayangan
3 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sejumlah persiapan terus dilakukan jelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke - 127 di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Meski harus melalui jalan terjal, proses distribusi material bangunan menuju lokasi yang menjadi sasaran pengerjaan fisik dilakukan siang dan malam.
Pendistribusian material yang terdiri dari semen, pasir dan batu cipping itu dilakukan menggunakan truk roda empat. Proses distribusi dilakukan dengan sangat hati-hati, sebab truk harus melalui jalan dengan lintasan curam serta menanjak tajam dan penuh tikungan.
Danramil 1402-02/Wonomulyo Kapten Inf Subarkah mengungkapkan, peningkatan akses jalan melalui rabat beton sepanjang kurang lebih 500 meter merupakan salah satu sasaran fisik TMMD.
“Sasaran fisik TMMD ini adalah peningkatan akses jalan poros Desa Bulo menuju Desa Lenggo dengan rabat beton sepanjang sekitar 500 meter,” ujar Subarkah dalam keterangannya, Kamis (05/02/2026).
Dia menyebut kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat menjadi tantangan proses distribusi material ke lokasi sasaran. Diakui, pelaksanaan program TMMD akan melibatkan masyarakat setempat sebagai wujud kemanunggalan TNI bersama Rakyat.
“Karena sulitnya medan untuk akses angkutan material, maka saat ini material mulai kita lansir secara perlahan. Harapannya, besok pengerjaan fisik sudah bisa mulai dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat,” tuturnya.
Menurut Subarkah, titik awal pengerjaan sasaran fisik TMMD akan dimulai dari ujung jembatan gantung merah putih yang selama ini menjadi akses vital masyarakat Desa Lenggo.
Subarkah berharap progres pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-127 dapat berjalan lancar, sehingga persentase pekerjaan sudah cukup tinggi sebelum memasuki bulan Ramadhan
“Titik sasaran fisik kita mulai dari ujung jembatan gantung merah putih. Kami berharap sebelum masuk bulan puasa, progres pengerjaan sudah menunjukkan hasil yang signifikan,” tandasnya.
Sementara salah satu warga Desa Lenggo, Tasmin menyampaikan rasa syukur atas dimulainya peningkatan akses jalan melalui program TMMD ke-127. Dia mengungkap jika jalan yang akan dikerjakan melalui program TMMD, selama ini sulit dilalui warga karena kondisinya rusak parah, terlebih saat musim penghujan.
“Kami sangat bersyukur karena jalan yang akan dirabat beton ini merupakan titik yang paling sulit dilalui kendaraan, apalagi saat musim hujan,” beber Tasmin.
“Kami berharap ke depan kendaraan roda empat sudah bisa sampai ke jembatan gantung merah putih, terutama ambulans yang kadang harus menjemput pasien,” sambungnya.
Tasmin mengaku, hadirnya program TMMD ke-127 membuat warga Lenggo optimis segera lepas dari ketertinggalan akibat buruknya infrastruktur jalan. Pembangunan secara bertahap itu membawa secercah harapan untuk memutus kesenjangan pembangunan yang selama ini dirasakan warga.
“Dengan adanya TMMD ini, kami masyarakat Lenggo semakin optimistis bahwa keterisolasian desa kami mulai teratasi,” tutupnya.
Untuk diketahui, pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-127 difokuskan pada peningkatan akses jalan poros Desa Bulo menuju Desa Lenggo, Kecamatan Bulo.
TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar akses transportasi, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan khususnya yang masih terisolir. (Zik/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
