TMMD Pasang Bronjong 430 M di Riso Polman, Warga : Hati Kami Terobati
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 28 Juli 2024 06:35 WITA
832 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sejak beberapa tahun terakhir sejumlah warga hidup dalam bayang ketakutan dan kecemasan di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Sebabnya, terjangan banjir bandang rutin melanda desa ini setiap musim penghujan. Selain melumpuhkan aktivitas, juga menimbulkan kerugian material yang tidak sedikit.
“Karena ini air, selama terjadi bencana kita was-was, tidak tenang sejak 2021,” kata salah satu warga, Mince kepada wartawan, Minggu (28/07/2024).
Dia mengaku kerap harus mengungsi saat banjir terjadi. Apalagi sudah ada sejumlah rumah warga di daerah ini yang hanyut terbawa banjir.
“Kalau hujan kita lihat keadaan, kalau besar air kita lari mengungsi. Sudah empat rumah yang hanyut, satu yang terbongkar depannya, teras sama ruang tamu, ada yang tergantung tiangnya,” beber perempuan yang mengaku sudah 24 tahun bermukim di bantaran sungai Alapang.
Namun sejak beberapa hari terakhir, ketakutan dan kecemasan yang sejak beberapa tahun dirasakan Mince akibat ancaman banjir bisa terobati, berkat program TMMD ke 121 Kodim 1402/Polman yang menyasar tempat tinggalnya.
Betapa tidak, program TMMD ke 121 tahun 2024 ini memiliki sejumlah sasaran fisik untuk mengatasi kesulitan warga. Salah satunya pemasangan brojong sepanjang 430 meter (m) di bantaran sungai Alapang.
Pemasangan bronjong diharapkan dapat menguatkan tebing di sisi sungai. Sehingga tidak lagi mengikis jalan hingga pemukiman warga.
“Sangat bersyukur, sangat berterima kasih kepada pemerintah dan TNI yang datang membantu masyarakat,” ungkap Mince bahagia.
Mince berdoa, seluruh kegiatan yang dilakukan Satgas TMMD ke 121 berjalan lancar agar hasilnya maksimal dan dirasakan seluruh masyarakat. Sehingga aktivitas dan perekonomian warga setempat bisa normal kembali.
“Kita bersyukur, dengan adanya ini (Program TMMD ke 121) hati kami sudah terobati. Masalah banjir, bencana alam itu Tuhan yang atur, tapi kami berdoa, semoga Tuhan selalu melindungi kita, semoga bisa normal lagi aktivitas kami di sini,” ucapnya.
Pemasangan bronjong di bantaran sungai Alapang telah memasuki hari keempat, usai pembukaan TMMD ke 121 di lapangan sepak bola desa Riso, Rabu (24/07).
Seluruh Satgas yang terlibat bersama warga setempat, kompak bergotong royong mengumpulkan batu untuk mengisi bronjong yang terbuat dari kawat baja.
Seakan tidak mau kalah, sejumlah ibu-ibu juga tampak bersemangat menyiapkan minuman dan aneka jenis kue untuk disantap Satgas bersama warga yang bahu membahu memasang bronjong.
“Jadi kami di sini ibu-ibu pkk, berganti-gantian memberi apa adanya, air apa adanya,” tanda Mince tersenyum. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.