Selain mengawasi proses pengisian, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si , juga menyempatkan melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada warga yang sedang mengantre bahan bakar. Sumber Photo : Polres Polman[/caption]
Dipimpin Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si bersama personil Satlantas Polres Polman, kondisi ini dimanfaatkan polisi untuk melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada pemilik kendaraan yang sedang berkumpul menunggu giliran mendapatkan bahan bakar. Umumnya mereka yang mengikuti sosialisasi ini adalah para sopir angkutan umum.
“ Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menghadirkan polisi ditengah masyarakat untuk mencegah kerawanan dan kesemrawutan kendaraan akibat pasokan BBM yang terhambat dan kurang sehingga terjadi antrian panjang yang berdampak pada situasi Kamseltibcarlantas “ jelas Kasat Lantas Polres Polman, AKP Suhartono, SH, SIK.
Beberapa point penting yang disampaikan petugas kepada pengendara, diantaranya : 1.Mensosialisasi Tertib Lalu Lintas dan etika berlalu lintas, 2.Mengatur posisi parkir, berurut secara rapi dan teratur sehingga tidak menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan serta lebih mementingkan kepentingan umum dan pengguna jalan lainnya. Budayakan kebiasaan mengantri pada saat akan mengisi BBM, 4.Senantiasa membawa STNK, SIM dan melengkapi komponen pendukung kendaraanya. (Thaya)
Tingkatkan Pengamanan di SPBU, Polisi Juga Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 5 Desember 2018 13:53 WITA
1,428 tayangan
3 menit baca
Polewali,- Seperti yang terlihat pada SPBU Tinambung, Kec.Tinambung, Kab.Polman. Sejak beberapa hari terakhir, proses pengisian bahan bakar di SPBU ini selalu diawasi polisi dari Polsek Tinambung, baik yang berpakaian dinas maupun berpakain preman.
Ini dilakukan, untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, apalagi SBPU ini selalu disesaki ratusan kendaraan yang ingin mendapatkan bahan bakar, hingga menimbulkan antrean panjang yang mengular di badan jalan.
Selain itu, pengawasan ini juga dilakukan polisi, untuk mengantisipasi terjadinya aksi penimbunan bbm, oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“ dari hasil koordinasi dengan pengelola SPBU, banyaknya antrean kendaraan diketahui akibat keterlambatan pasokan BBM dari Depot Pertamina Pare-Pare, serta terjadinya pengurangan pasokan dari 16000 liter perhari menjadi 8000 liter saja “ ujar anggota Reskrim Polsek Tinambung, Brigpol Hamrat Amrullah, yang dikonfirmasi saat melakukan penjagaan pada hari rabu (05/12/18).
Dalam kesempatan ini, Brigpol Hamrat Amrullah juga menghimbau pengelola SPBU Tinambung untuk tidak melayani pengisian menggunakan jerigen kecuali yang mengantongi surat keterangan dari instansi terkait.
Polisi Juga Lakukan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Lantora, Kec.Polewali, Kab.Polman. Di SPBU ini sejumlah personil Satlantas Polres Polman, dikerahkan untuk melakukan pengawasan juga pengamaman, mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas, lantaran banyaknya jumlah kendaraan yang menimbulkan antrean panjang hingga di badan jalan Trans Sulawesi.
[caption id="attachment_4057" align="aligncenter" width="587"]
Selain mengawasi proses pengisian, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si , juga menyempatkan melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada warga yang sedang mengantre bahan bakar. Sumber Photo : Polres Polman[/caption]
Dipimpin Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si bersama personil Satlantas Polres Polman, kondisi ini dimanfaatkan polisi untuk melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada pemilik kendaraan yang sedang berkumpul menunggu giliran mendapatkan bahan bakar. Umumnya mereka yang mengikuti sosialisasi ini adalah para sopir angkutan umum.
“ Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menghadirkan polisi ditengah masyarakat untuk mencegah kerawanan dan kesemrawutan kendaraan akibat pasokan BBM yang terhambat dan kurang sehingga terjadi antrian panjang yang berdampak pada situasi Kamseltibcarlantas “ jelas Kasat Lantas Polres Polman, AKP Suhartono, SH, SIK.
Beberapa point penting yang disampaikan petugas kepada pengendara, diantaranya : 1.Mensosialisasi Tertib Lalu Lintas dan etika berlalu lintas, 2.Mengatur posisi parkir, berurut secara rapi dan teratur sehingga tidak menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan serta lebih mementingkan kepentingan umum dan pengguna jalan lainnya. Budayakan kebiasaan mengantri pada saat akan mengisi BBM, 4.Senantiasa membawa STNK, SIM dan melengkapi komponen pendukung kendaraanya. (Thaya)
Selain mengawasi proses pengisian, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si , juga menyempatkan melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada warga yang sedang mengantre bahan bakar. Sumber Photo : Polres Polman[/caption]
Dipimpin Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Polman, Aiptu Rahman, S.Sos, M.Si bersama personil Satlantas Polres Polman, kondisi ini dimanfaatkan polisi untuk melakukan sosialisasi pentingnya tertib berlalu lintas, kepada pemilik kendaraan yang sedang berkumpul menunggu giliran mendapatkan bahan bakar. Umumnya mereka yang mengikuti sosialisasi ini adalah para sopir angkutan umum.
“ Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menghadirkan polisi ditengah masyarakat untuk mencegah kerawanan dan kesemrawutan kendaraan akibat pasokan BBM yang terhambat dan kurang sehingga terjadi antrian panjang yang berdampak pada situasi Kamseltibcarlantas “ jelas Kasat Lantas Polres Polman, AKP Suhartono, SH, SIK.
Beberapa point penting yang disampaikan petugas kepada pengendara, diantaranya : 1.Mensosialisasi Tertib Lalu Lintas dan etika berlalu lintas, 2.Mengatur posisi parkir, berurut secara rapi dan teratur sehingga tidak menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan serta lebih mementingkan kepentingan umum dan pengguna jalan lainnya. Budayakan kebiasaan mengantri pada saat akan mengisi BBM, 4.Senantiasa membawa STNK, SIM dan melengkapi komponen pendukung kendaraanya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.