Tewaskan Seorang Pemotor di Polman, 2 Anggota Geng CMP Brutal Jadi Tersangka
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 19 Oktober 2026 19:26 WITA
404 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Seorang pemuda berinisial HU (18) tewas akibat mengalami luka parah usai terjatuh dari motor setelah diserang kawanan geng motor di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), saat berboncengan dengan rekannya inisial RA (21). Dua pelaku berinisial SL (18) dan AR (17) telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
“Perkara ini kami sudah tingkatkan ke tahap penyidikan dan kami sudah tetapkan dua orang tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi, kepada wartawan, Senin (19/10/2026).
Budi mengatakan, kedua tersangka merupakan anggota geng CMP Brutal. Pihaknya masih mendalami kemungkinan keterlibatan anggota CMP Brutal lainnya, termasuk ketua geng berinisial KM (25), yang diduga memimpin aksi penyerangan tersebut.
“Geng CMP Brutal. Untuk ketua geng inisial KM, kami sementara dalami keterlibatannya. Jika alat bukti cukup, kami akan tetapkan sebagai tersangka. Kami juga masih mendalami keterlibatan kawanan geng yang lain,” bebernya.
Untuk mengungkap peran masing-masing pihak, polisi telah menggelar pra rekonstruksi di lokasi kejadian pada Senin sore (19/10). Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 10 adegan diperagakan dengan menghadirkan kedua tersangka serta ketua geng CMP Brutal.
“Ada lebih 10 adegan. Tujuannya untuk mendalami keterlibatan (kawanan geng) yang lain,” terang Budi.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 458 ayat (1) subsider Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan serta kekerasan terhadap orang secara bersama-sama.
“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Budi.
Diberitakan sebelumnya, dua pemuda berinisial HU (18) dan RA (21) yang sedang berboncengan diserang gerombolan geng motor di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polman, Minggu dini hari (18/10), sekitar pukul 01.50 Wita.
Akibat penyerangan tersebut, HU meninggal dunia setelah mengalami luka serius. Sementara itu, RA mengalami patah tulang pada bagian kaki dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Satu meninggal, yang satunya lagi masih jalani perawatan," kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
