Tersisa 77 Kepala Keluarga di Desa Campurjo Terima Rastra
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 6 Februari 2019 21:07 WITA
867 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Pemerintah Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mendistibusikan batuan sosial beras sejahtera (Rastra), pada sedikitnya 77 kepala keluarga penerima manfaat di daerah ini. Pendistribusian 10 kilogram beras rastra untuk setiap kepala keluarga ini berlangsung di Kantor Desa Campurjo, pada Rabu siang (06/02/19).
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Campurjo Usman Padong mengakui, jumlah penerima rastra di desanya mengalami penurunan “ jika sebelumnya ada lebih dari 100 kepala keluarga yang mendapatkan rastra, kini tinggal 77 kepala keluarga saja “ ungkapnya.
Menurunnya jumlah penerima rastra di daerah ini, diakui Usman, tidak lepas dari upaya pemerintah setempat untuk memberikan pemahaman kepada warga di daerah ini, untuk giat bekerja mencari nafkah, sehingga tidak mendapat label sebagai warga kurang mampu“ kita itu selalu berupaya memberikan motifasi kepada warga agar lebih giat lagi mencari nafkah, sehingga dengan sendirinya mereka bisa mendapatkan penghasilan yang cukup dan layak dan tidak perlu lagi mendapatkan beras rastra yang diberikan secara cuma-cuma kepada warga yang kurang mampu “ ujar mantan journalist ini.
Usman juga mengatakan, tingginya angka warga kurang mampu, lantaran banyaknya warga yang kerap mendaftarkan diri sebagai warga kurang mampu, hanya karena ingin mendapatkan bantuan atau fasilitas gratis dari pemerintah “ contohnya, beberapa bulan lalu ada warga menikah menggelar pesta yang luar biasa ramai, tidak bisalah dikatakan orang miskin dan sampai sekarang kondisinya masih berkecukupan, giliran istrinya mau melahirkan, tiba-tiba datang ke kantor desa minta dibuatkan surat keterangan miskin dengan alasan agar mendapatkan pelayanan yang cuma-cuma, itukan tidak benar, untungnya setelah saya beri penjelasan, warga tersebut akhirnya mengurungkan niat untuk meminta surat keterangan miskin “ cerita pria yang hobby menggunakan motor gede ini.
Dengan model pendekatan yang selama ini telah dilakukan kepada warga di desanya, Usman yakin, kelak tidak ada lagi warga di desanya yang berstatus sebagai warga miskin “ walau keberadaan bantuan beras rastra ini sangat membantu warga, namun saya akan terus berusaha agar ke depan tidak ada lagi warga saya yang berstatus sebagai warga kurang mampu penerima rastra, saya ingin semuanya bisa mandiri “ pungkasnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.