WONOMULYO,- Seorang pria berinisial HE (45 Tahun) warga Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, jalani isolasi mandiri di tempat khusus yang disiapkan pemerintah desa setempat, setelah diketahui reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.
Sebelumnya, HE menjalani masa karantina mandiri di rumahnya sepulang dari daerah Jawa, dan sampai saat ini tidak menunjukkan gejala terpapar Covid-19.
Ketua Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji, S.Sos mengatakan, rapid test terhadap HE dilakukan sebanyak dua kali setelah sebelumnya menunjukkan hasil yang kurang jelas, “ Dia sudah dua kali dirapid test oleh petugas , sebelumnya hasilnya agak samar-samar bahkan sempat dinyatakan negatif, karena ragu rapid test yang kedua kembali dilakukan untuk memastikan dan hasilnya ternyata positif “ ungkapnya kepada wartawan, Selasa (28/04/20).
Samiaji mengaku telah mendata beberapa warga lainnya yang diketahui pernah terlibat kontak dengan HE, untuk dilakukan langkah penanganan lebih lanjut, “ Termasuk anggota keluarga di rumahnya, sudah kita imbau untuk melaukan karantina mandiri dengan pengawasan ketat petugas “ ujarnya.
Terkait kebutuhan sehari-hari selama menjalani masa isolasi mandiri, Kepala Desa Bumiayu Sutolu mengungkapkan kesiapan pemerintah setempat, untuk menanggung kebutuhan warganya, yang diduga terpapar Covid-19, “ Insya Allah pemerintah desa siap menanggung kebutuhan hidupnya sehari-hari, asal warga bersedia mematuhi imbauan pemerintah demi memutus rantai penularan virus corona “ katanya.
Plt Direktur RSUD Polman, dr.Emi Purnama Natsir menjelaskan, bahwa pasien yang tidak memiliki gejala disarankan melakukan isolasi mandiri, “ Kalau tidak ada gejala isolasi mandiri, cuman yang bergejala sedang-berat dirujuk ke RS “ sebutnya melalui pesan singkat.
Emi mengaku, ruang isolasi RSUD Polman memiliki keterbatasan untuk menampung pasian yang diduga terpapar Covid-19, “ Saat ini 6 tempat tidur, sekarang sudah ada 6 pasien “ tandasnya. (Thaya)