Tangkal “Hoax”, Polres Polman Gelar Tabligh Akbar Hadirkan Uztas Kondang
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 25 November 2018 18:47 WITA
708 tayangan
2 menit baca
Polewali,- Tabligh Akbar ini berlangsung di Masjid Agung Syuhada, Jl.Dr.Ratulangi, Kel.Pekkabata, Kec.Polewali, Kab.Polman, pada hari minggu siang (251118).
Selain Kapolres Polman AKBP Muh Rifai SH,SIK, kegiatan ini juga dihadiri para perwira jajaran Polres Polman, Asisten 3 Pemda Polman, Drs Kallang Marzuki, MM, para bintara Polres Polman dan Polsek Jajaran Polres Polman, serta ratusan warga.
Tablikh Akbar yang bertemakan “ Membangun Polewali Mandar Tanpa Hoax dan Provokasi Sara, Menjelang Pileg dan Pilpres 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk “ dibawakan Uztads Abdullah Taslim Lc.Ma, yang kerap menjadi pemateri pada station televisi Rodja TV dan Yufid TV.
Dalam sambutannya, Kapolres Polman mengajak seluruh hadirin untuk terus memanjatkan syukur kepada Allah SWTm atas limpahan rahmat dan karunia kesehatan sehingga bisa hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar ini. “ saya berharap,Tabligh Akbar ini dapat menumbuhkan rasa cinta kita kepada Allah SWT, dan menumbuhkan cinta kepada ilmu agam yang sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW ‘ pinta, AKBP Muh Rifai, SH, SIK.
Masih kata Kapolres, berharap agar seluruh elemen masyarakat bersama Pemerintah dan Polres Polman dapat terus menjaga situasi di Wilayah Hukum Polres Polman, agar teteap aman dan kondusif.
Sementara, dalam tausiahnya, Uztad Abdullah Taslim, Lc,MA menyampaikan, bahwa segala sesuatu yang menimpa diri kita masing-masing tidak terlepas dari perbuatan kita sendiri .
Uztads kondang ini juga menyampaikan, bahwa penyampaian aspirasi kepada penguasa atau pimpinan, sebaiknya dilakukan secara langsung dengan pertemuan emapt mata “ bukan di depan khalayak ramai dan bukan dengan menyerbarkan aib penguasa di hadapan rakyat atau media “ kata pemateri station televisi Rodja TV dan Yuvid TV ini. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.