Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Sekprov Sulbar Harapkan BWI Jadi Lokomotif Pengelolaan Urusan Sosial

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 3 Desember 2018 17:13 WITA 902 tayangan 2 menit baca
Sekprov Sulbar Harapkan BWI Jadi Lokomotif Pengelolaan Urusan Sosial
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
Mamuju,- Rapat Koordinasi Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) se-Provinsi Sulbar, digelar pada hari ini, Senin (03/12/18), dengan teman “ Dengan Wakaf Produktif dan Wakaf Uang Kita Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Ummat “. Acara ini dibuka Sekprov Sulbar, Muhammad Idris yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada Badan Wakaf yang telah menginisiasi rakor tersebut , yang menjadi media komunikasi jajaran pengurus dan pengelola wakaf dari provinsi dan kabupaten. “Terimakasih kepada pengurus pusat BWI yang telah hadir sebagai bentuk apresiasi pada usaha yang dilakukan BWI Sulbar untuk memajukan dan memberi ruang yang cukup untuk terbangunnya konsolidasi BWI di Sulbar. Nabi kita telah memberikan contoh bagaimana memberdayakan ekonomi umat, baik itu lewat zakat, infaq dan shadaqah. Semuanya dapat berperan dalam memberdayakan ekonomi umat. Karena itu saya sangat mendukung konsolidasi efektif seperti hari ini, saya harap ada tindak lanjut dari ini. Jangan lihat umur daerah kita, yang muda harus bisa lebih maju,” ungkap Idris. Mantan Kepala LAN Makassar. Idris mengatakan, pembangunan sosial baiknya dimulai dari organisasi sosial, seperti BWI yang dikembangkan dari daerah seperti Sulbar yang dapat bekerja mandiri, lebih profesional, dengan informasi terbuka agar masyarakat tidak kesulitan menemukan informasi pengelolaan wakaf. “Hadirnya BWI khususnya di Sulbar memberikan pembinaan pada kita untuk lebih produktif dan bisa menjadi lokomotif pengelolaan wakaf di Sulbar. Akan sangat baik juga kalau BWI jadi mercusuar perubahan untuk pengelolaan urusan-urusan sosial yang semakin kuat independensinya. Jangan bergerak hanya karena dekat dengan plat merah. Apalagi di Sulbar yang hanya terdiri dari enam kabupaten harusnya bisa jauh lebih baik, jadi model pengelolaan urusan sosial khususnya wakaf,” tandas Idris. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan, dihadiri sebanyak 40 peserta perwakilan dari pemprov Sulbar, kantor kementrian agama enam kabupaten, Kakanwil Kemenag Sulbar dan perwakilan dari BWI Sulbar. Turut hadir perwakilan BWI pusat, jajaran pengurus Kanwil Kemenag Sulbar, jajaran pengurus Kanwil pertanahan dan agraria beserta, jajaran pengurus BWI Sulbar, dan para kepala kantor Kemenag kabupaten se Sulbar. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman