Sebuah Rumah Terbakar Diduga gegara Korsleting Listrik di Polman, Kakek 70 Tahun Terluka
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 14 Juni 2026 14:32 WITA
260 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sebuah rumah hangus terbakar diduga gegara korsleting listrik di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Selain itu, pemilik rumah bernama Kadir (70) terluka hingga harus jalani perawatan medis usai tertimpa reruntuhan plafon rumah yang terbakar.
“Korban sempat terkena reruntuhan plafon yang terbakar. Terluka pada bagian punggung,” kata salah satu warga, Zakaria kepada wartawan, Minggu (14/06/2026).
Kebakaran terjadi di Dusun Massanra, Desa Bonne-Bonne, Kecamatan Mapilli, Minggu pagi (14/06) sekira pukul 08.00 Wita. Api cepat berkobar membakar seluruh bagian rumah yang berbahan semi permanen.
Lanjut Zakaria mengatakan, saat kejadian korban sedang tertidur seorang diri di rumahnya. Istrinya bernama Hasanah (50) diketahui sedang berada di rumah keluarganya.
“Suaminya (korban) di sini lagi baring-baring sendiri setelah dari masjid, istrinya sedang ke rumah keluarganya. Warga yang mendengar suara teriakan bergegas memberikan pertolongan,” ujarnya.
Zakaria memastikan penyebab kebakaran bukan karena aktivitas memasak di dapur. Dia menduga sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik di lantai 2 rumah korban.
“Mungkin karena korsleting listrik di lantai dua. Karena sebelum kejadian kita sempat minta ibu (istri korban) masak pisang goreng untuk nonton sepakbola, tapi masaknya di luar di depan rumah, setelah masak apinya dimatikan,” jelasnya.
Sementara Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna menuturkan, kobaran api berhasil dipadamkan warga sejam kemudian dengan bantuan 5 unit mobil pemadam kebakaran.
“Masyarakat dibantu tim dari pemadam kebakaran yang mengerahkan lima unit armada berhasil padamkan api. Namun rumah beserta isinya habis terbakar,” ujar Sandy dalam keterangannya.
Menurut Sandy pihaknya telah mendatangi lokasi tempat kejadian peristiwa (tkp) untuk melakukan penyelidikan. Akibat kebakaran ini, kerugian materil yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp 150 juta.
“Anggota telah mendatangi lokasi kebakaran dan melakukan olah TKP serta mengecek kondisi korban yang saat ini jalani perawatan di Puskesmas. Kerugian diderita korban ditaksir mencapai 150 juta rupiah,” pungkasnya.
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
