Remaja Pria di Wonomulyo Polman Diparangi usai Rekannya Lempari Pemuda Ribut di Jalan
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 27 Juni 2026 16:13 WITA
202 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Remaja pria berinisial RA (15) terluka parah usai menjadi korban pemarangan gegara rekannya melempari sekelompok pemuda yang ribut di jalanan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Dua kawanan terduga pelaku inisial NA (22) dan MA (15) berhasil diamankan warga.
“Peristiwa penganiayaan diduga berawal dari aksi saling provokasi antara korban bersama teman-temannya dengan rombongan terduga pelaku,” kata Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Sabtu (27/06/2026).
Insiden terjadi di Jalan Jendral Sudirman, Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Sabtu dini hari (27/06) sekira pukul 03.30 Wita. Korban yang terluka akibat tebasan parang pada lengan kini jalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada lengan kanan yang diduga disebabkan oleh senjata tajam dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit,” ujar Sandy.
Lanjut Sandy mengungkap kronologi kejadian, bermula ketika korban bersama empat temannya sedang nongkrong di pinggir jalan. Kemudian melintas rombongan terduga pelaku yang satu diantaranya berteriak-teriak.
“Karena merasa terganggu, keempat teman korban melempar batu ke arah rombongan terduga pelaku,” terangnya.
Karena tidak terima dilempar, rombongan terduga pelaku lalu mengejar korban bersama temannya. Korban yang terjatuh saat berupaya melarikan diri diserang menggunakan parang membuat lengannya terluka.
“Saat berusaha melarikan diri, korban tertinggal dan terjatuh. Pada saat itulah, terduga pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai lengan kanan korban sehingga mengakibatkan luka terbuka,” beber Sandy.
Menurut Sandy, warga yang berada di sekitar tempat kejadian peristiwa (tkp) berhasil mengamankan dua kawanan terduga pelaku. Warga juga menemukan sebilah parang diduga milik terduga pelaku yang melarikan diri.
“Masyarakat sekitar mengamankan dua orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan terduga pelaku..Masyarakat juga menemukan sebilah parang dan telah diamankan sebagai barang bukti,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Sandy menyebut korban tidak mengetahui pelaku pemarangan terhadap dirinya.
“Korban mengaku tidak mengetahui siapa yang telah melukainya,” tuturnya.
Sandy menyebut identitas terduga pelaku telah diketahui. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Polman untuk mengusut kasus tersebut, termasuk mengarahkan keluarga korban membuat laporan resmi untuk kepentingan lebih lanjut.
“Identitas terduga pelaku sudah dikantongi, kami telah berkoordinasi dengan piket Reskrim Polres Polman untuk mengusut kasus ini, termasuk mengarahkan keluarga korban membuat laporan resmi untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
