Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Putus Rantai Penularan Corona, Pemkab Polman Laksanakan Program Gedoor Bersih Covid-19

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 2 Juni 2020 18:25 WITA 685 tayangan 2 menit baca
Putus Rantai Penularan Corona, Pemkab Polman Laksanakan Program Gedoor  Bersih Covid-19
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Dalam rangka menangani dan memutus rantai penyebaran virus corona, pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan program bernama Gedoor Bersih Covid-19 (Gerakan Door to Door Edukasi, Promosi dan Pelayanan Kesehatan Covid-19 Berbasis Keluarga). Program Gedoor melibatkan petugas gabungan terdiri dari pimpinan seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Puskesmas, penyuluh agama, penyuluh KB, serta perwakilan aparat kecamatan, desa/kelurahan. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada seluruh wilayah di Kabupaten Polewali Mandar, diawali dari Kecamatan Tinambung dan Kecamatan Limboro, Selasa (02/06/20). Setiap TIM, bertugas memberikan edukasi kepada warga dari rumah ke rumah terkait penularan dan penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan virus corona. Petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan, dan membagikan vitamin, masker dan sabun cuci tangan. Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar, menjelaskan program Gedoor merupakan salah satu upaya untuk memastikan warganya dalam kondisi sehat, “ Bukan hanya covid yang kita periksa, kehamilan kita periksa, sakit-sakit apa saja kita periksa “ ungkapnya. “ Apabila ada masyarakat kita yang sakit selama ini tidak terpantau oleh puskesmas atau tenaga kesehatan, apabila bisa diobati di sini kita obati, kalau tidak bisa kita rujuk ke rumah sakit dan tanggung jawab pemerintah, namun kalau dirujuk diluar dari kegiatan ini, itu tanggung jawab BPJS “ sambungnya. Andi Ibrahim juga mengaku, program Gedoor merupakan inovasi pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, untuk menciptakan suasana aman nyawan bagi warganya menuju New Normal, “ Kita mau masyarakat beraktivitas kembali, yang libur sekolah berbulan-bulan sekolah kembali, yang tadinya tidak sholat di masjid bisa kembali shlat di masjid dan semua pedagang anak muda kita yang punya cafe bisa beraktifitas kembali “ pungkasnya. Namun sayang, berdasarkan pantauan, masih ada petugas yang abai menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan program Gedoor ini. Petugas yang harusnya mendatangi warga dari rumah ke rumah, justru membiarkan warga berkumpul pada satu titik hingga terlihat berdesak-desakan, apalagi saat dilakukan pembagian vitamin, masker dan sabun cuci tangan gratis. Seorang petugas juga sempat terlihat tidak memakai masker yang dibiarkan menggantung di leher, saat mengedukasi warga terkait pentingnya memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman