Progres Pembangunan KDKMP Desa Pasiang Capai 36 Persen, Tertinggi di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 6 Januari 2026 18:34 WITA
181 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Pasiang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) telah mencapai 36 persen. Capaian tesebut paling tinggi dari 22 titik pembangunan KDKMP yang sementara berjalan di daerah ini.
Hal itu disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin saat mengikuti video converence (vicon) percepatan pembangunan KDKMP yang dipimpin Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Selasa (06/01).
Vicon yang diikuti seluruh Pangdam dan Komandan Kodim se-Indonesia, digelar untuk memantau secara langsung progres pembangunan gedung KDKMP di berbagai wilayah Indonesia.
Dandim Polman mengikuti vicon langsung dari lokasi pembangunan KDKMP di Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, sekira pukul 09.45 WITA.
“Untuk KDKMP Desa Pasiang, progres pembangunan hari ini sudah mencapai 36 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di wilayah Polewali Mandar,” kata Letkol Ikhwan dalam keterangannya, Selasa (06/01/2026).
Menurut Ikhwan, progres pembangunan KDKMP di daerah ini menunjukkan capaian yang beragam. Dia menegaskan, seluruh unsur jajaran Kodim 1402/Polman berperan aktif dalam pembangunan KDKMP, mulai dari Dandim, Danramil, staf, hingga Babinsa di lapangan.
“Seluruh personel bergerak membantu pemerintah desa dan pemerintah daerah, termasuk mencari dan menyiapkan lahan pembangunan KDKMP dengan sistem jemput bola, sehingga proses pembangunan tetap berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan,” terangnya.
Letkol Ikhwan juga mengaku aktif melakukan koordinasi dengan PT Agrinas serta Pemerintah Kabupaten Polman untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan tertib. Dia menyebut seluruh material dan struktur bangunan dinyatakan telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh PT Agrinas selaku mitra pelaksana.
Selain itu, Letkol Ikhwan juga mengungkapkan jika kondisi cuaca turut mempercepat progres pembangunan KDKMP. Meski demikian, sejumlah lokasi pembangunan menghadapi tantangan teknis, khususnya pada titik-titik yang memiliki kontur lahan bervariasi, terutama di wilayah pegunungan.
“Di beberapa titik, lahan pembangunan memerlukan pekerjaan tambahan berupa penimbunan hingga cut and fill. Namun hal tersebut dapat diatasi secara bertahap sehingga pembangunan tetap berjalan sesuai rencana,” bebernya.
Dia menambahkan, tim di lapangan secara rutin melakukan evaluasi pada setiap tahapan pekerjaan serta menyusun pembagian tugas lanjutan guna menjaga efektivitas dan kualitas pembangunan.
“Pembangunan KDKMP merupakan bagian dari program strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat perekonomian desa dan kelurahan serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Letkol Ikhwan. (Zik/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
