Pria Diduga ODGJ Ngamuk Lukai 2 Warga di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 2 September 2026 20:57 WITA
118 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pria diduga ODGJ berinisial SA (58) mengamuk lalu melukai dua warga inisial AM (38) dan SR (30) menggunakan parang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Pelaku telah diamankan.
"Ada dua warga yang dilukai. (Pelaku) sudah diamankan," kata Kapolsek Tinambung AKP Ramli melalui sambungan telepon, Rabu (02/09/2026).
Insiden terjadi di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Rabu dini hari (2/9) sekira pukul 01.30 WITA. Saat ini kedua korban jalani perawatan medis di Puskesmas setempat.
"Ada beberapa lukanya korban, luka robek. Sudah ditangani di Puskesmas," ucapnya.
Ramli belum mengungkap kronologi terjadinya penganiayaan itu. Dia menyebut saat kejadian kedua korban sempat berikan perlawanan.
"Ini yang dua orang (korban) masih bisa mengelak, melawan juga," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ramli menyebut pelaku sudah berulang kali jalani perawatan medis.
"ODGJ memang, karena dokter dari Puskesmas sampaikan jika pelaku sudah beberapa kali dibawa berobat," tuturnya.
Diakui Ramli, sehari sebelum kejadian pelaku juga sempat diamankan ke Polsek Tinambung usai mengamuk sambil membawa sajam saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Senin (31/8). Pemerintah desa setempat lalu menjemput dan memulangkan pelaku karena menduga kondisinya sudah membaik.
"Mengamuk lagi, kan waktu maulid bawa sajam dua, diamankan ke Polsek. Setelah selesai maulid pak desa jemput bawa pulang," terangnya.
Menurut Ramli, pelaku dan korban masih bertetangga serta tidak memiliki persoalan sebelumnya. Dia menyebut korban hendak melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Polman.
"Tidak ada permasalahan, tetangga semua di situ. Korban mau melapor, mungkin sudah ke polres melapor," tutupnya.
Sementara Kepala Desa Galung Tulu, Burhanuddin menduga pelaku mengamuk lantaran penyakit gangguan jiwanya kambuh lagi.
"Orang tidak sehat memang, sudah pernah dibawa ke rumah sakit jiwa. Mungkin kambuh lagi sakitnya," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
