Pria 23 Tahun Tewas Kesetrum saat Perbaiki Instalasi Listrik di Mamasa
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 8 Juli 2026 10:50 WITA
223 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Seorang pria berinisial IM (23) tewas usai tersengat arus listrik di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Korban kesetrum saat memperbaiki instalasi listrik di rumahnya.
Peristiwa terjadi di Dusun Buntu, Desa Bundu Buda, Kecamatan Mamasa, Selasa (07/07) sekira pukul 13.00 Wita. Korban ditemukan kerabatnya dalam kondisi kaku serta salah satu tangannya menggenggam colokan listrik yang terbuka.
“Berdasarakan keterangan saksi, korban diketahui sedang melakukan perbaikan instalasi listrik di dalam kamarnya. Saksi menemukan korban dalam keadaan kaku dengan tangan masih menggenggam colokan listrik yang tidak tertutup,” kata Bhabinkamtibmas Polsek Mamasa, Bripka Andi Itung dalam keterangannya, Rabu (08/07/2026).
Menurut Itung, warga sempat membawa korban ke Rumah Sakit Banua Mamasa. Namun nyawa korban tidak terselamatkan.
“Warga sempat membantu mengevakuasi korban ke RSUD Banua Mamasa untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah tiba dalam kondisi tidak bernyawa dan upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan,” terangnya.
Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi, polisi berkoordinasi dengan pihak PLN untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap instalasi listrik di lokasi yang diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.
“Hasil investigasi teknis dari PLN menunjukkan adanya sambungan kabel yang salah sehingga memicu korsleting. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya arus balik (backfeed), di mana penonaktifan MCB (Miniature Circuit Breaker) pada meteran tidak berfungsi secara optimal, sehingga instalasi tetap teraliri arus listrik yang berisiko tinggi,” jelasnya.
Sementara Kapolsek Mamasa IPTU Ana Yudhi Hayato, memastikan situasi di lokasi pascakejadian terpantau aman dan terkendali. Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan Ikhlas.
“Jenazah korban saat ini telah disemayamkan di kediamannya. Kehadiran personel di lokasi bertujuan memberikan rasa aman, mencegah kesalahpahaman, serta memastikan proses evakuasi dan penyelidikan awal berjalan sesuai prosedur hukum,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
