POLEWALI MANDAR,- Polisi belum menyimpulkan penyebab luka robek di pinggang pria berinisial RI (34) yang ditemukan tewas dalam saluran irigasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Meski demikian, hasil pemeriksaan medis memastikan kematian korban akibat tenggelam.
"Kesimpulan dokter, penyebab kematian korban akibat tenggelam. Terkait lukanya masih kami dalami apa yang menyebabkan," kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi Adi kepada wartawan, Rabu (07/10/2026)
Diakui Budi, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah warga untuk mengungkap kronologi kematian korban. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab luka robek di pinggang korban.
"Untuk saksi kemarin sudah ada beberapa orang yang kami ambil keterangannya. Kami masih akan melanjutkan (penyelidikan)," ungkapnya.
Menurut Budi, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap mayat korban. Dia menyebut pihak keluarga mempercayakan penanganan kasus ini kepada polisi.
"Pihak keluarga mempercayakan polisi untuk penanganan. Kemarin tidak dilakukan otopsi terhadap korban karena keluarga menolak," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial RI (34) ditemukan tewas tanpa busana dalam saluran irigasi di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman, Senin malam (05/10) sekira pukul 22.30 WITA. Saat ditemukan, terdapat luka di pinggang korban diduga akibat benda tajam.
“Kami jelaskan bahwa malam ini kami sudah mengecek tkp (tempat kejadian peristiwa) bahwa ditemukan mayat saat itu tenggelam di air, namun pada saat kami cek ada luka di tubuhnya,” kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan. (thaya)
