Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Duampanua Polman, Kades Ungkap Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat

Penulis / Redaksi: admin
Selasa, 23 Juni 2026 20:33 WITA 246 tayangan 2 menit baca
Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Duampanua Polman, Kades Ungkap Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Polisi menggerebek arena judi sabung ayam di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) hingga berhasil mengamankan 7 warga. Pemerintah setempat menduga ada keterlibatan oknum aparat membekingi praktik judi yang diketahui telah dua bulan berlangsung. “Sudah lama, sempat berhenti tapi beroperasi lagi. Sudah dua bulan ini, tiap minggu, dua kali seminggu..saya juga tidak bisa berbuat apa-apa karena ada penjaga di sini, ada oknum kayaknya menjaga ,” kata Kepala Desa Duampanua, H Arifin kepada wartawan, Selasa (23/06/2026). Penggeberekan arena judi sabung ayam ini berlangsung di Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi, Selasa sore (23/6) sekira pukul 16.30 WITA. Arena judi yang digerebek berada di tengah areal perkebunan warga. Arifin menampik anggapan jika dirinya mengizinkan daerahnya menjadi lokasi pelaksanaan judi sabung ayam. Dia juga membantah tudingan mendapat kontribusi dari pelaksanaan judi sabung ayam tersebut. “Tidak ada kontribusi, tidak benar kalau pemerintah desa mengizinkan. Pernah ke kantor minta izin (oknum), tapi kami tidak beri karena ini merusak generasi muda,” ungkapnya meyakinkan. Menurut Arifin, pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa untuk menghentikan praktik perjudian tersebut. Terlebih, oknum yang sempat mendatanginya untuk meminta izin juga ngotot dengan alasan telah mendapat persetujuan dari pihak terkait. “Mereka ngotot karena mengaku sudah berkoordinasi dengan semua pihak. Kalau saya tidak mungkin mengizinkan, tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa kalau yang di atas (pihak terkait) mengizinkan, karena menyampaikan seperti itu,” bebernya. Selain itu, Arifin juga mengaku takut untuk memberikan teguran terkait pelaksanaan judi sabung ayam di wilayahnya lantaran mendapat intimidasi. Meski begitu, dia tidak menyebut pihak yang telah melakukan intimidasi. “Tidak pernah menegur, kita tidak berani, saya selalu diintimidasi, jadi saya takut. Apalagi katanya ada petugas,” ucapnya. Arifin berterima kasih kepada personel Polres Polman bersama TNI yang telah menggerebek arena judi sabung ayam di wilayahnya. Selain meresahkan, penggerebekan ini dianggap dapat memperbaiki citranya yang dituding terlibat dalam praktik judi sabung ayam tersebut. “Saya sangat berterima kasih kepada polisi dan TNI yang telah melakukan penggerebekan. Makanya saya ikut dalam penggerebekan ini, karena saya mau buktikan tidak terlibat di dalamnya,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, polisi menggerebek arena judi sabung ayam di Kabupaten Polman hingga berhasil mengamankan tujuh warga. Penggerebekan yang dilakukan polisi bersama TNI dan pemerintah setempat merupakan wujud komitmen untuk memberantas praktek judi yang meresahkan warga. “Ini bentuk kerjasama kami bersama dengan TNI dan pemerintah setempat untuk melakukan penggerebekan. Merupakan komitmen kami semua di Kabupaten Polewali Mandar untuk memberantas praktek judi,” kata Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi kepada wartawan. (thaya)    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman