Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Petani Lansia Tewas Diduga Terpeleset dalam Saluran Irigasi di Polman

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 5 Oktober 2026 21:24 WITA 213 tayangan 2 menit baca
Petani Lansia Tewas Diduga Terpeleset dalam Saluran Irigasi di Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Seorang kakek bernama Saleh (87) ditemukan tewas usai diduga terpeleset masuk ke dalam saluran irigasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), ketika hendak buang air. Korban terbawa arus sejauh 2 kilometer dari tempatnya terjatuh. “Sudah ditemukan mayatnya,” kata Kapolsek Campalagian, Iptu H Harifuddin kepada wartawan, Senin (05/10/2026). Penemuan mayat itu terjadi di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Senin sore (5/10) sekitar pukul 16.46 Wita. Korban merupakan warga Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo. “Diduga korban terpeleset ketika hendak buang air di saluran irigasi sawah, menyebabkan korban terbawa arus dan tenggelam,” ungkapnya. Sementara Kepala Desa Baru, Subri, menyebut korban berprofesi sebagai petani. Setiap hari sebelum ke sawah, korban rutin memberi makan sapi peliharaannya di pinggir saluran irigasi. “Dia bertani, biasanya pagi-pagi sekali sebelum turun ke sawah, dia kasih makan dulu sapinya sampai kenyang,” tuturnya. Pihak keluarga mulai curiga terjadi sesuatu lantaran korban tak kunjung pulang ke rumah meski sudah siang. Peristiwa jatuhnya korban ke dalam saluran irigasi terungkap berkat rekaman kamera pengawas CCTV dari salah satu rumah warga. “Terlambat diketahui kalau dia jatuh di ledeng (saluran irigasi). Nanti orang periksa CCTV baru dipastikan kalau korban jatuh ke dalam saluran irigasi,” terangnya. Subri menduga korban kesulitan berenang karena sudah renta. Kondisi diperparah lantaran saat kejadian kondisi arus air dalam saluran irigasi cukup kuat. “Mungkin susah berenang apalagi sudah tua. Arus di dalam saluran irigasi juga cukup kencang,” ucapnya. Dia menyebut lokasi ditemukannya korban berjarak sekitar 2 kilometer dari tempatnya terjatuh. Dia memperkirakan korban dapat terbawa arus lebih jauh lagi andai pintu air tempat korban ditemukan ukurannya tidak besar. “Lokasi penemuan berjarak kurang lebih dua kilo dari tempatnya terjatuh. Seandainya tidak besar penutup pintu air yang sebelah sana mungkin hanyutnya lebih jauh lagi,” pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman