Meli memberi pelayanan kesehatan kepada warga terdampak bencana di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (18/10/2022).
Perjuangan Bidan Desa di Riso Jangkau Wilayah Terisolir Terdampak Bencana
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 20 Oktober 2022 18:15 WITA
539 tayangan
3 menit baca
TAPANGO,- Seorang perempuan bernama Meli (30 tahun) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, harus melewati medan berat demi memberikan pelayanan kesehatan di wilayah terisolir terdampak bencana alam. Selain melintasi material tanah longsor hingga menapaki tebing curam, perempuan yang berprofesi sebagai bidan desa ini juga harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai berarus deras.
“Suka duka dalam menjalankan tugas termasuk dalam bencana itu sangat banyak, tapi saat bertugas kita harus mengutamakan kemanusiaan, jadi apapun rintangannya harus kita hadapi,”ujar Meli kepada wartawan, usai melakukan pelayanan kesehatan kepada warga, Selasa (18/10/2022).
Sehari-hari, Meli bertugas sebagai Bidan di Desa Riso, Kecamatan Tapango. Karirnya sebagai pelayan kesehatan dimulai pada tahun 2013 lalu sebagai bidan pembantu dengan status tenaga sukarela.
Pada awal bulan Oktober tahun ini, Meli diangkat menjadi bidan utama di Desa Riso, menggantikan bidan sebelumnya yang cuti melahirkan hingga akhirnya berpindah tugas ke tempat lain.
Selama bertugas, hampir semua wilayah di Desa Riso, telah Meli jangkau. Medan berat yang harus dilalui seolah sudah menjadi rute sehari-hari.
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
