Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Perempuan Bersalin Darurat di Mobil Pikap gegara Terhalang Sungai Meluap di Tutar Polman

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 29 Agustus 2025 09:40 WITA 171 tayangan 2 menit baca
Perempuan Bersalin Darurat di Mobil Pikap gegara Terhalang Sungai Meluap di Tutar Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Viral di media sosial seorang perempuan bernama Harmiani (27) terpaksa bersalin darurat di atas mobil pikap di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Sebab, mobil yang ditumpangi menuju Puskesmas tidak dapat melanjutkan perjalanan lantaran terhalang luapan air Sungai Mapi. "Betul (bersalin di mobil). Ini pasien mau langsung ke Puskesmas, tapi pas di jalan kebetulan air sungainya meluap jadi tidak bisa menyeberang," kata Bidan Desa Piriang Tapiko, Anti kepada wartawan, Jumat (29/08/2025). Proses persalinan yang terekam kamera warga itu terjadi di Desa Piriang Tapiko, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar), Minggu malam (24/08) sekira pukul 20.30 WITA. Pasien yang berasal dari Dusun Landu, Desa Piriang Tapiko, melakukan persalinan darurat dibantu Bidan dan juga warga. "Dia sudah pembukaan lengkap, akhirnya persalinan darurat," ungkap Anti. Menurut Anti, proses persalinan pasien berjalan lancar selama lebih kurang 5 menit. Usai melahirkan, pasien bersama bayinya dipulangkan ke rumahnya. "Alhamdulillah semua prosesnya berjalan dengan lancar, tidak cukup lima menit setelah mendapat penanganan langsung bersalin. Rencana mau lanjut ke Puskesmas, tapi karena air sungai masih meluap, kita tidak bisa menyeberang terpaksa kita putar balik ke rumahnya (pasien)," terangnya. Sementara Kepala Desa Piriang Tapiko, Muh Ali mengungkap, persoalan warga gagal ke Puskesmas untuk bersalin gegara terhalang sungai meluap sudah sering terjadi di daerahnya. Diakui, ketiadaan jembatan untuk menyeberangi sungai menjadi masalah utama yang kerap membuat warga terhalang untuk menjangkau fasilitas kesehatan. "Memang infrastruktur khususnya jembatan ini menjadi kendala utama warga, apalagi jika ingin mendapat pelayanan kesehatan. Makanya, bukan lagi hal baru (orang bersalin darurat) di daerah ini karena terkendala infrastruktur, itu sudah sering-sering terjadi," jelasnya. Ali berharap pemerintah memberikan perhatian serius. Selain perbaikan jalan, pembangunan jembatan diakui sangat penting agar warga lebih mudah dan aman saat menyeberangi sungai yang kerap meluap. "Selain perbaikan jalan, pembangunan jembatan juga sangat kita butuhkan, karena sungai tidak bisa dilalui saat meluap kalau tidak ada jembatan," pungkas Ali. Dalam potongan video pendek yang dilihat wartawan, Jumat (29/08) tampak seorang perempuan berjuang bersalin dengan bantuan bidan dan sejumlah warga di atas mobil pikap. Warga lain juga terlihat berupaya membantu dengan memberikan penerangan menggunakan lampu senter. Tak berselang lama, terdengar suara tangisan bayi yang baru dilahirkan. (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman