Percepatan Vaksin Ditingkatkan Jelang Natal dan Tahun Baru
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 15 Desember 2021 09:04 WITA
553 tayangan
2 menit baca
MATENG- Keolisian Resort (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) meningkatkan percepatan vaksinasi menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022. Diyakini angka kasus bisa meningkat dalam suasana seperti itu.
Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy, SH, MSi, mengatakan percepatan vaksinasi Polres Mamuju Tengah menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan langkah antisipasi. Dan, kegiatan ini digelar serentak hingga Polsek jajaran.
“Vaksinasi terus kita lakukan. Tapi khusus Nataru kita tingkatkan lagi. Karena pengalaman saat Nataru biasanya kasus naik. Jadi hari ini kita tingkatkan di seluruh Polsek jajaran. ungkap Kapolres, Kamis (09/12/2021).
Karena itu, lanjutnya, menjelang libur Nataru Polres Mamuju Tengah, Polda Sulbar ini terus melakukan percepatan vaksinasi Covid -19. Langkah ini sebagai upaya pencegahan terjadinya penyebaran virus corona saat libur.
Zakiy mengatakan, jika kegiatan vaksinasi di Kabupaten Mamuju Tengah sejauh ini tidak ada kendala. Namun, dia mengakui kesadaran masyarakat masih rendah.
“Kesadarannya masih kurang. Masih ada yang tidak mau divaksin. Tapi, kita imbau terus agar mereka mau divaksin. Karena ini salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid -19,” ucapnya.
Meski demikian, rendahnya kesadaran warga mendatangi gerai vaksin bukan tanpa alasan. Kesibukan untuk mencari nafkah masih menjadi alasan utama, sehingga Polres Mateng sudah berupaya melakukan vaksinasi dengan cara door to door.
Kapolres Mateng tetap mengingatkan agar warga selalu menerapkan prokes 5M, meskipun setelah divaksin.
“Kepada warga kami minta, baik sebelum dan sesudah vaksin seharusnya tetap menaati imbauan pemerintah untuk patuh prokes, misalnya mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak, hindari berkerumun dan jangan pergi-pergilah kalau tidak penting,” ujarnya.
Syahrul (52), warga Kabupaten Mateng yang berprofesi sebagai pedagang kopra dan hasil hutan lainnya ke Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, menyebut kendala dirinya sehingga terlambat menerima vaksin karena kesibukan.
“Tapi sekarang saya sudah vaksin kedua, Alhamdulillah. Meski awal munculnya vaksin sempat tertunda berkali-kali karena bertepatan harus mengurus pekerjaan, tapi bukan berarti saya tidak mau vaksin. Satu kali, saya tidak pernah mengabaikan prokes,” ungkap ayah tiga anak ini tersenyum. (sur/red)
Editor: Sulaeman Rahman
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
