Pemuda Polman Ditemukan Tewas dalam Saluran Irigasi dengan Luka Robek di Pinggang
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 6 Oktober 2026 09:26 WITA
334 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Seorang pemuda berinisial RI (34) ditemukan tewas dalam saluran irigasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Saat ditemukan, terdapat luke robek di pinggang atas korban diduga akibat terkena benda tajam.
Penemuan mayat yang gegerkan warga itu terjadi di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Senin malam (05/10) sekira pukul 22.30 wita. Diketahui, korban merupakan warga setempat.
“Kami jelaskan bahwa malam ini kami sudah mengecek tkp (tempat kejadian peristiwa) bahwa ditemukan mayat saat itu tenggelam di air, namun pada saat kami cek ada luka di tubuhnya,” kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna kepada wartawan, Selasa dini hari (06/10/2026).
Saat ditemukan tenggelam di dalam saluran irigasi yang melewati pemukiman warga, korban dalam kondisi tanpa busana.
Usai Tim Inafis Polres Polman melakukan proses identifikasi, mayat korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Menurut Sandy luka terbuka di bagian pinggang korban berukuran sekira 15 centimeter. Meski begitu dia belum menyimpulkan apakah luka tersebut disebabkan sabetan senjata tajam atau karena benda lain.
“Ada luka terbuka, panjangnya lebih kurang sepuluh sampai lima belas centimeter. Untuk penyebab lukanya itu kami masih dalami,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Sandy menyebut korban merupakan orang dengan gangguan jiwa dan belum lama ini menjalani perawatan di rumah sakit.
“Berdasarkan keterangan dari warga setempat, katanya korban ini baru keluar dari rumah sakit jiwa,” tuturnya,
Sandy menduga korban sebelumnya masuk ke dalam saluran irigasi untuk mandi. Apalagi ditemukan ditemukan pakaian dan sandal diduga milik korban berjarak sekira 200 meter dari lokasi penemuan mayat.
“Saat kami telusuri TKP, sekitar 200 meter dari lokasi penemuan mayat ada ditemukan baju serta sandal yang diduga itu punya korban. Diduga korban sebelumnya mandi-mandi,” ungkapnya.
Sandy enggan berspekulasi apakah korban tewas karena dibunuh atau karena penyebab lain. Diakui, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Polman untuk selidiki penyebab kematian korban.
“(Penyebab kematian korban) Masih kami dalami, Kami berkoordinasi dengan reskrim polres mudah-mudahan ada petunjuk,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
