Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pemuda Hilang Terseret Arus Sungai di Mamasa Ditemukan Tewas Setelah 6 Hari Pencarian

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 31 Oktober 2025 12:28 WITA 284 tayangan 2 menit baca
Pemuda Hilang Terseret Arus Sungai di Mamasa Ditemukan Tewas Setelah 6 Hari Pencarian
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Pemuda bernama Nompo (18) ditemukan tewas mengapung dalam sungai di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Korban ditemukan setelah enam hari dicari usai dilaporkan hilang. "Operasi sar yang sudah dilaksanakan selama kurang lebih lima hari ditambah satu hari operasi yang dilaksanakan masyarakat dan keluarga, kita sudah berhasil menemukan korban atas nama Nompo dalam keadaan meninggal dunia," kata Kepala BPBD Mamasa, Gusti Hermiawan kepada wartawan, Jumat (31/10/2025). Jenazah korban ditemukan warga terbawa arus sungai Mamasa di Kelurahan Messawa, Kecamatan Messawa, Jumat pagi (31/10) sekira pukul 09.00 WITA. Korban ditemukan sekira 40 kilometer dari tempatnya dinyatakan hilang. "(Jarak ditemukan) kurang lebih 40 kilometer dari peta manual yang kami estimasi, tapi belum pengukuran validnya..Kami memperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada sesosok mayat yang mengapung di Sungai Mamasa, tepatnya di Messawa dilihat oleh warga," ungkap Gusti. Sementara keluarga korban bernama William menyebut, jenazah terlebih dahulu dievakuasi ke Puskesmas Messawa sebelum dipulangkan ke rumah duka. "Benar ini korban atas nama Nompo yang dinyatakan hilang sejak sabtu lalu dan pada hari ini sudah ditemukan setelah enam hari dicari. Sementara dibersihkan jenazahnya di Puskesmas Messawa," tuturnya. Diberitakan sebelumnya, pemuda bernama Nompo (18) dilaporkan hilang diduga terseret luapan arus sungai saat berada di kebun di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk menemukan korban. Korban terakhir kali terlihat di pondok kebunnya di Dusun Salubue, Desa Rantepuang, Kecamatan Sesenapadang, Sabtu (25/10) sekira pukul 18.00 WITA. Sejak saat itu korban tak kunjung kembali ke rumahnya. "Kami menyimpulkan bahwa kemungkinan besar yang bersangkutan hilang di sungai," kata Kepala Pelaksana BPBD Mamasa, Gusti Hermiawan kepada wartawan, Selasa (28/10). (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman