WONOMULYO,- Pemerintah Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, melakukan karantina mandiri terhadap sembilan warganya, yang diketahui berdatangan dari sejumlah daerah terpapar wabah virus corona (Covid-19).
Karantina dilakukan, untuk mengantisipasi penularan virus corona ke daerah ini, kendati hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas medis setempat, tidak menunjukkan adanya indikasi kesembilan warga tersebut, tertular virus corona.
Mereka yang dikarantina, sejak kemarin tidak diperbolehkan melakukan kontak dengan orang lain, termasuk meninggalkan rumah selama 14 hari yang merupakan masa penularan virus hingga munculya gejala.
“ Untuk saat ini berdasarkan data yang kami miliki ada 9 warga yang menjalani karantina mandiri, begitu mereka tiba di kampung, langsung kita karantina untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan “ kata Kepala Desa Campurjo Usman Padong kepada wartawan, Selasa (31/03/20).

Menggunakan pagar, warga ,menutup akses jalan menuju rumah warga Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, yang menjalani proses karantina mandiri, Selasa (31/03/20).
Di tempat sama, Ketua Ikatan Pemuda Desa Campurjo Suwondo mengungkapkan kesepakatan, untuk bergotong royong melakukan pengawasan termasuk membantu pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari warga yang menjalani proses karantina mandiri, sebagai bentuk kepedulian, “ Kami bersepakat untuk patungan , bergotong royong dalam rangka pemenuhan kebutuhan sehari-hari, agar mereka (warga yang dikarantina) tidak kemana-mana, yang bisa menimbulkan kecemasan. Sejak semalam sampai detik ini kami juga melalukan pengawasan dan belum bubar, “ terangnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, akses jalan menuju rumah warga yang menjalani proses karantina ditutup menggunakan pagar. (Thaya)