Kamis, 5 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pelajar 16 Tahun di Polman Tebas Petani Diduga Dendam, Jari Korban Putus

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 14 Juni 2026 16:18 WITA 243 tayangan 2 menit baca
Pelajar 16 Tahun di Polman Tebas Petani Diduga Dendam, Jari Korban Putus
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Pelajar pria berinisial AP (16) menebas petani inisial AR (23) diduga karena dendam masalah keluarga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Korban yang menderita luka parah termasuk kehilangan jari kelingking kini jalani perawatan medis. “Korban luka parah. Kayaknya lepas itu jari kelingkingnya,” kata Kapolsel Allu, Iptu Darwis melalui sambungan telepon, Minggu (14/06/2026). Insiden terjadi di Desa Allu, Kecamatan Alu, Minggu dini hari (14/06) sekira pukul 02.30 wita. Pelaku dan barang bukti parang panjang yang dipakai menyerang korban telah diamankan. Lanjut Darwis mengungkap kronologi kejadian, bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor melintas di tempat kejadian peristiwa (TKP). Pelaku yang saat itu sedang duduk santai di depan rumah kerabatnya langsung mencegat korban. “Pelaku langsung berlari dan mencegat korban. Korban sempat turun dari motor kemudian berusaha melarikan diri namun dikejar oleh pelaku yang membawa parang panjang terhunus,” terangnya. Menurut Darwis, sejumlah warga yang saat itu juga berada di TKP sempat berupaya mengejar pelaku untuk mencegah terjadinya keributan. Namun dari kejauhan saksi melihat pelaku mengayunkan parangnya ke arah korban. “Saksi sempat mengejar pelaku dengan maksud untuk melerai. Namun dari jauh saksi melihat pelaku mengayunkan parangnya berulang kali ke arah korban,” ujarnya. Darwis menyebut korban sempat berikan perlawanan menggunakan sebilah badik hingga menyebabkan pelaku ikut terluka. Warga yang berdatangan ke TKP langsung mengamankan parang milik pelaku. “Barangkali saat itu (pelaku) hanya mau menakut-nakuti, tapi korban ini bawa badik akhirnya melawan juga. Pelaku terluka pada bagian pinggang,” ucapnya. “Warga yang berdatangan ke lokasi langsung mengambil parang panjang milik pelaku, mereka juga sempat melihat korban memegang sebilah badik,” sambung Darwis. Berdasarkan keterangan saksi, Darwis menduga persoalan dipicu dendam. Sebab, korban diketahui pernah menantang salah satu keluarga pelaku untuk berduel namun tidak ditanggapi. “Mungkin ada dendam, karena sebelumnya korban dikabarkan pernah menantang salah satu keluarga keluarga pelaku untuk berkelahi. Mungkin ada penyampaian dari keluarganya pelaku, makanya saat korban lewat langsung dihadang,” bebernya. Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Polman. “Baru-baru dijemput Opsnal untuk dibawa ke Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya. (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman