Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pemprov Sulbar Launching Pelayaran Perdana PMI dari Tanjung Silopo- Polman ke Lahad Datu, Malaysia

Penulis / Redaksi: admin
Senin, 18 Desember 2023 18:34 WITA 867 tayangan 2 menit baca
Pemprov Sulbar Launching Pelayaran Perdana PMI dari Tanjung Silopo- Polman ke Lahad Datu, Malaysia
Foto ilustrasi / Dokumentasi Polhukam - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaunching pelayaran perdana ke Lahad Datu, Malaysia dari Pelabuhan Silopo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Pelayaran perdana untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini dipersiapkan enam tahun lamanya. "Rasa syukur, alhamdulillah, jadi ini kita mulai memanen apa yang mulai dirancang pak AIM (Andi Ibrahim Masdar) 6 tahun yang lalu. Ini bukti ketangguhan dan keteguhan dalam berusaha," kata Pj Gubernur Sulbar Prof Arif Zudan Fakrulloh dalam sambutannya, Senin (18/12/2023). Launching pelayaran perdana ini berlangsung di Pelabuhan Silopo, Desa Mirring, Kecamatan Binuang, Senin (18/12). Tercatat sebanyak 33 PMI diberangkatkan dalam pelayaran perdana ini menumpangi KM Catteleya Express. Zudan mengungkapkan jika nantinya pelayaran ke Lahad Datu, Malaysia, tidak hanya melayani PMI, tetapi juga untuk masyarakat umum. Termasuk untuk pengiriman komoditas ekonomi. "Kita akan kembangkan dari pengiriman program pekerja migran, terus mudah-mudahan nanti bisa berlanjut ke non pekerja migran yang mau berwisata , terus berlanjut ke barang-barang yang bersifat ekonomi," ujarnya. Dia berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya warga yang ingin merantau ke Malaysia untuk memaksimalkan keberadaan Pelabuhan Silopo. "Tolong sampaikan kepada masyarakat yang akan berangkat ke Sabah, lewat sini saja, langsung tanjung Silopo, Lahad Datu. Tolong perjuangan ini dilanjutkan sampai tuntas," jelasnya. Sementara Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, meminta dukungan seluruh pihak agar pelayaran dari Tanjung Silopo menuju Lahad Datu Malaysia, dapat terus berjalan untuk tingkatkan perekonomian warga. "Saya berharap apa yang kita lakukan bukan hanya seremoni, bagaimana ke depan ekonomi masyarakat Sulawesi pada umumnya bertumbuh, dengan adanya kapal yang mondar mandir ini. Insya Allah," ungkap Andi Ibrahim. Andi Ibrahim menceritakan awal mula Pelabuhan Silopo didorong melayani pelayaran ke Lahad Datu, Malaysia, lantaran  banyak warga yang merantau ke daerah tersebut tanpa dilengkapi dokumen resmi. "Kami menggarap ini pertama kali saya mau ke Malaysia untuk membuat dokumen masyarakat Polman yang berada di Lahad Datu yang tertahan di sana karena tidak memiliki dokumen. Mereka kerja di hutan dan tidak bisa keluar karena tidak memiliki dokumen," pungkasnya. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman