Pasar Wonomulyo Kembali Dibuka, Pengawasan Pedagang-Pengunjung Diperketat
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 15 Juli 2020 16:51 WITA
695 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Pasar Induk Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, kembali dibuka setelah ditutup selama dua hari, lantaran dua pedagang di daerah ini, positif tertular virus corona. Sebelumnya, upaya sterilisasi telah dilakukan, dengan menyemprotkan cairan desinfektan di seluruh areal pasar.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus, Satgas Covid-19 setempat bersama aparat gabungan dari TNI-POLRI, memperketat pengawasan pedagang dan pengunjung pasar, khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.
Seperti yang berlangsung Rabu pagi (15/07/20). Satgas bersama aparat gabungan, melakukan penjagaan ketat pada setiap akses masuk ke dalam kompleks pasar. Satgas masih mendapati banyak warga, yang beraktivitas di lingkungan pasar, tanpa memakai masker.
“ Hari ini adalah hari pasar wonomulyo, pasar induk dan pasar ikan, kita masih melakukan edukasi dan pengawasan, setelah pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melakukan penutupan dan penyemprotan pasar selama dua hari “ kata Camat Wonomulyo, Asrul Ambas kepada wartawan di kantornya.
Asrul mengaku akan memberikan sanksi sosial kepada warga, baik pengunjung maupun pedagang di pasar, yang masih membandel tidak menerapkan protokol kesehatan, “ Hari ini hasil evaluasi kami, ternyata masih ada lima persen (warga) yang tidak memakai masker, hanya saja beberapa masyarakat mengusulkan sebaiknya ada sanksi sosial, kalau di Wonomulyo ini idealnya sanksi menyapu apabila tidak memakai masker atau melanggar protokol kesehatan, dan untuk pedagang sendiri, tidak akan diberikan izin menjual di dalam pasar jika tidak menggunakan masker “ ungkapnya.
Terpisah, Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Wonomulyo, Samiaji mengungkapkan, selain memberikan sanksi, pihaknya terus berupaya mengedukasi warga, agar sadar akan pentingnya penerapan protokol kesehatan, “ Kegiatan ini tadi adalah, kegiatan berlanjut yang kemarin dua pasar kita ini, pasar induk dan pasar ikan kita tutup, kita buka kembali, sambil kita beri edukasi bagi pedagang dan pengunjung, agar selalu memakai masker saat beraktivitas di pasar “ ujarnya.
Dia menegaskan pemberian sanksi akan diberlakukan, jika warga tidak masih didapati tidak patuh pada imbauan pemerintah untuk memutus rantai penularan virus corona, “ Untuk sanksi, selain edukasi yang terus kami lakukan, kami akan menyampaikan melarang warga berkunjung ke pasar jika tidak memakai masker “ pungkas Samiaji.
Berdasarkan pantauan, setiap warga yang didapati tidak memakai masker, langsung dihentikan petugas untuk kemudian diedukasi, sembari diberi masker gratis. Sebelum diperbolehkan melanjutkan aktifitas, warga wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.