SULBAR,- DPP Partai Golkar melalui gerakan nasional peduli Covid-19, menyerahkan bantuan untuk tenaga medis dan masyarakat di berbagai daerah. Untuk Sulawesi Barat, bantuan yang diserahkan berupa APD (alat pelindung diri) baju hazmat dan masker, hand zanitiser dan cairan disinfektan, serta minuman suplemen untuk tenaga medis RS Regional. Untuk warga masyarakat, dibagi-bagian masker, dan hand sanitizer.
Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Ketua DPD Sulbar Usman Suhuriah, kepada Direktur RS Regional dr. Indahwati Nursyamsi, di Mamuju, Sabtu (18/04/20).
Usman mengatakan, tersedia juga bantuan Partai Golkar untuk RS kabupaten, yang akan diserahkan melalui DPD Partai Golkar setempat. "Akan diserahkan juga bantuan untuk (RS) kabupaten melalui DPD masing-masing," jelasnya.
Bantuan yang diserahkan untuk RS Regional, terdiri APD baju hazmat 100 pcs, masker nonmedis 1.000 pcs , hand sanitizer dan cairan disinfektan masing-masing 100 liter. Bantuan lain, minuman suplemen berupa susu cair 120 kaleng. Bantuan yang dibagikan kepada masyarakat, berupa masker dan hand sanitizer.
Usman mengatakan, bantuan Partai Golkar merupakan bentuk kepedulian menghadapi pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia. Semua provinsi di Indonesia telah terpapar, termasuk Subar. Data terakhir, tercatat tujuh orang yang terdeteksi positif Covid-19. Meski angkanya kecil, Wakil Ketua DPRD Sulbar menyatakan risau, karena penyebaran virus sangat cepat dan tidak mengenal wilayah.
Dikemukakan, terdapat cara untuk menangani dan menanggulangi Covid-19 yang perlu dipetakan melalui cluster wilayah. Misalnya, Mamuju sebagai ibu kota provinsi Sulbar dan terdapat RS rujukan. Pelayanan harus dioptimalkan, namun harus ditunjang ketersediaan APD yang memadai untuk menekan resiko terhadap para tenaga kesehatan yang bekerja sebagai garda terdepan.

Wakil Ketua DPD Golkar Sulbar Usman Suhuriah, memberikan masker gratis kepada salah seorang warga di Mamuju, Sabtu (18/04/20). Sumber Foto - Istimewa
"Tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam menangani dan menanggulangi Covid-19. Mereka harus difasilitasi APD yang sesuai standar untuk bisa bekerja dengan tenang menangani pasien. Jika tenaga kesehatan sudah dalama posisi aman insya Allah tenaga kesehatan akan melakukan tugas dengan baik," tuturnya.
Bantuan yang diserahkan, diakui Usman tidak akan mencukupi kebutuhan di RS. Namun, Partai Golkar menunjukan tanggung jawab moral melalui gerakan peduli Covid-19. "Bantuan jangan dilihat jumlahnya, melainkan semangat dan kepedulian untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19," katanya. (Thaya)