Sabtu, 7 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Pantau Proses Isolasi Mandiri Santri di Polman, Polisi Dirikan Tenda Pengawasan

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 1 Oktober 2020 06:09 WITA 780 tayangan 2 menit baca
Pantau Proses Isolasi Mandiri Santri di Polman, Polisi Dirikan Tenda Pengawasan
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI,- Jumlah santri yang terpapar virus corona di Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar terus bertambah. Hari ini ada penambahan kasus sebanyak 20 orang, hingga total santri yang tercatat tertular virus telah mencapai 238 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 14 orang. Sedikitnya 43 santri yang positif corona, saat ini jalani perawatan di Rumah Sakit Pratama Wonomulyo, sisanya melakukan isolasi mandiri pada dua tempat berbeda. Santri Putra jalani isolasi mandiri dalam areal ponpes di Desa Panyampa, sementara santri putri diisolasi di Kampus 2 ponpes yang terletak di Desa Panyampa. Guna mencegah meluasnya penularan virus, pengawasan terhadap santri yang melakukan isolasi mandiri diperketat. Sebuah tenda berukuran 4 x 6 meter dari Polres Polewali Mandar juga disiapkan, untuk dimanfaatkan warga bersama petugas, memantau proses isolasi para santri, “ Tadi Kapolres meninjau langsung ke lapangan, untuk melihat kesiapan tenda untuk petugas, yang membantu melakukan pengawasan secara keseluruhan “, kata Sekretaris Daerah Polewali Mandar, Andi Bebas Manggazali, kepada wartawan. Bebas yang menyempatkan meninjau lokasi para santri menjalani isolasi mandiri, Rabu  (30/9/2020), mengaku akan mempertegas keputusan Satgas COVID-19 Polewali Mandar, terkait rencana memulangkan para santri yang non reaktif, “ Kami akan menindaklanjuti keputusan gugus tugas kabupaten, yang reaktif tetap di dalam, dan non reaktif dikeluarkan. Kita akan pertegas lagi besok “, ujarnya. [caption id="attachment_14330" align="alignnone" width="532"] Suasana para santri terkonfirmasi corona,  melakukam beragam kegiatan olah raga untuk meningkatkan imun tubuh, selama menjalani masa isolasi mandiri di Kampus 2 Ponpes, Desa Panyampa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (30/9/2020) kemarin. IST[/caption] Rencananya, proses pemulangan para santri akan dimulai, setelah mereka menjalani isolasi selama 14 hari, “ Kita akan lakukan rapid test secara keseluruhan, yang mana non reaktif akan kita keluarkan, supaya tidak bercampur lagi “, ungkap Bebas. Selain itu, Bebas juga mengungkapkan, tempat isolasi mandiri ratusan santri terpapar virus corona, minim sarana dan prasarana, “ Seperti di dalam masih kekurangan sarana dan prasarana termasuk MCK, kita sudah bantu tandom untuk penampungan air buat mandi, cuci dan lain-lain, kita juga sudah bantu beras satu ton, telur, obat-obatan, masker, kacang hijau yang bisa membantu meningkatkan imun tubuh “ bebernya. Berdasarkan pantauan wartawan, saat kunjungan Sekda Polewali Mandar bersama Kapolres Polewali Mandar AKBP Ardi Sutrisno, didampingi Camat Campalagian dan Kapolsek Campalagian, para santri yang positif corona, tampak sedang melakukan kegiatan olahraga. Sekedar untuk mengisi waktu menghilangkan rasa bosan, sambil meningkatkan imun tubuh. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman