Ngamuk dan Merusak Rumah, Pria Asal Landi Kannusuang Dikepung Warga
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 15 Mei 2019 23:22 WITA
1,166 tayangan
2 menit baca
TAPANGO ,- Suasana Ramadhan warga Desa Jambumalea, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, mendadak dibuat geger oleh amukan seorang pria, Rabu malam (15/05/19).
Tidak hanya mengamuk pria yang diduga mengalami depresi ini, juga merusak rumah salah seorang warga setempat bernama Nurlia, yang saat kejadian sedang berjualan di kios bersama suaminya.
“ Pas kejadian, di rumah hanya ada anak saya yang baru berumur 8 tahun bersama tantenya, keduanya langsung lari menyelamatkan diri meminta pertolongan, lantaran orang itu merusak pintu dan mengancam akan membakar rumah “ terang Nurlia ketakutan.
Usai merusak rumah, pria yang diketahui bernama Muhammad Sail (45 tahun), asal Desa Landi Kannusuang, Kecamatan Mapilli, kembali berbuat onar dengan mengejar dan mencoba menyerang warga menggunakan batu bata.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, khususnya para wanita yang baru saja pulang dari masjid, sempat lari berhamburan karena ketakutan.
Untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan, puluhan pria setempat langsung mengepung Muhammad Sail, kemudian ditangkap dan diikat kedua tangannya.
Ketegangan sempat terjadi, lantaran Muhammad Sail berulang kali mencoba memberikan perlawanan, mengakibatkan tali yang mengikat kedua tangannya terlepas hingga membuat warga kembali berhamburan. Perlawanan Muhammad Sail bisa diredam, setelah warga berhasil mengikat kedua tangan dan kakinya.
“ Tadi kita sementara di Masjid masih mendengar ceramah, terpaksa bubar karena mendengar ada orang yang mengamuk dan mau membakar rumah “ ujar salah seorang warga di lokasi kejadian, Bakri kepada wartawan.
Usai diikat, Muhammad Sail langsung diamankan agar tidak diamuk warga, kemudian diserahkan pada pihak keluarga yang datang menjemputnya bersama aparat kepolisian.
Dari keterangan pihak keluarga, Muhammad Sail diketahui menderita depresi berat, setelah salah seorang anaknya meninggal dunia. Sesaat sebelum mengamuk Muhammad Sail masih terlihat oleh warga, ikut menunaikan sholat taraweh berjamaah. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.