Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Nestapa Penderita Kanker Ganas di Campalagian, Hidup Memprihatinkan Bersama Dua Lansia

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 28 Juli 2019 22:06 WITA 1,011 tayangan 2 menit baca
Nestapa Penderita Kanker Ganas di Campalagian, Hidup Memprihatinkan Bersama Dua Lansia
Foto ilustrasi / Dokumentasi kesehatan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
CAMPALAGIAN,- Nasib malang dialami Yamka (47 tahun), warga Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar. Sudah menahun, Yamka harus menahan rasa sakit akibat pembengkakan di leher yang mulai membusuk. Hasil pemeriksaan medis menyebutkan Yamka menderita penyakit kanker ganas dan harus segera di operasi. “ Mau bagaimana lagi, saya sudah tidak punya uang untuk biaya pengobatan, sepetak sawah yang menjadi tumpuan hidup utama untuk bertahan hidup juga sudah terjual “ ungkap Yamka kepada wartawan, Minggu (28/07/19). Yamka mengaku, pernah menjalani operasi penyembuhan walau akhirnya penyakit yang dideritanya kambuh kembali, “ Bahkan kondisi penyakit saya semakin memburuk seperti sekarang ini “, ujarnya. Disebutkan Yamka, penyakit yang dideritanya berawal dari benjolan kecil tujuh tahun silam, “ Waktu itu saya sudah mau operasi tapi sang ibu menolak karena takut, akhirnya pengobatan dilakukan dengan jalan alternative hingga akhirnya benjolan tersebut justru semakin membesar “ katanya. Sehari-hari Yamka tinggal bersama sang ibu bernama Sitti Onang (70 tahun) dan tantenya bernama Otong (75 tahun). Sitti Onang dan Otong juga sudah sakit-sakitan akibat penyakit rematik yang tidak mendapat pengobatan akibat ketiadaan biaya. Sebenarnya, Yamka memiliki tiga orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Sang istri meninggalkannya saat kondisinya sudah mulai sakit-sakitan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Yamka dan keluarganya sangat mengandalkan belas kasih sanak saudara dan warga , “ Ada beras bantuan dari pemerintah tapi sangat sedikit, terkadang kami harus menahan lapar jika persediaan makanan di dapur mulai menipis “ pungkas Yamka lirih. Yamka sangat berharap, ada dermawan yang memberikan uluran tangan untuk melanjutkan pengobatan. Agar dirinya sembuh dari penyakit yang dideritanya, dan kelak dapat kembali bekerja mencari nafkah, untuk keluarga yang selama ini setia menemaninya. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman