Mobil Terjun ke Sungai di Jurang 30 Meter Mamasa gegara Sopir Kaget Salah Injak Gas
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 8 Agustus 2026 19:25 WITA
196 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Sebuah mobil terjun ke sungai di dasar jurang sedalam sekitar 30 meter di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), usai pengemudi kaget dan salah menginjak pedal gas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sementara mobil yang sempat terbawa arus sungai berhasil dievakuasi warga.
“Sopirnya mengatakan kalau dia kaget pas lihat orang, rencana mau injak rem malah injak pedal gas akhirnya langsung melaju mobil (masuk jurang),” kata salah seorang warga, Mattamma kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (08/08/2026)
Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan Poros Polewali-Mamasa, Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Jumat siang (07/08) sekira pukul 09.30 WITA. Mobil dengan nomor polisi DD 1442 US diketahui melaju dari arah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tujuan Mamasa.
Mattamma menuturkan, Suandi sempat dievakuasi ke Puskesmas Messawa untuk mendapatkan perawatan. Pengemudi mengalami luka ringan di bagian dahi dan sempat mengeluhkan pusing.
“Sopir sempat dibawa ke puskesmas, dia oleng, pusing-pusing karena ada luka di dahinya. Sudah balik (pulang kampung) karena sempat pamit di rumah,” ujarnya.
Menurut Mattamma, mobil tersebut terjun ke sungai dan sempat terendam sebelum terseret arus sejauh sekitar 15 meter. Jarak dari sungai tempat mobil terendam ke badan jalan diperkirakan mencapai 30 meter.
“Mobil sempat terendam air lalu terbawa arus sungai sekitar 15 meter. Kalau dari jalanan turun ke sungai mungkin jaraknya hampir 30 meter,” tuturnya.
Saat kecelakaan terjadi, Suandi diketahui berkendara seorang diri. Mobil tersebut membawa sejumlah barang dagangan, termasuk lemari plastik.
“Tidak ada penumpang, sopir saja. Itu orang dari Gowa mau ke Mamasa jualan. Jual lemari, kan di atas mobilnya ada lemari-lemari plastik,” terangnya.
Mobil yang sempat terseret arus sungai itu berhasil dievakuasi dengan bantuan warga setempat. Kendaraan tersebut ditarik kembali ke pinggir jalan dalam kondisi rusak parah.
“Sudah dievakuasi, kami Tarik. Posisi mobil sudah di pinggir jalan, kondisinya hancur,” tutupnya.
Dalam potongan video yang dilihat wartawan, tampak puluhan warga bersama petugas bergotong royong mengevakuasi mobil tersebut. Warga menarik tali yang terikat pada kendaraan untuk mengeluarkannya dari sungai yang memiliki arus cukup deras. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
