WONOMULYO,- Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, memberlakukan aturan tegas, mengantisipasi penularan wabah virus corona (Covid-19), yang terbawa warga dari daerah terdampak virus tersebut.
Warga setempat baik yang pulang dari rantau ataupun yang menuntut ilmu di daerah lain, diwajibkan mengisi formulir kesedian mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari, untuk mengantisipasi penularan virus corona.
“ Itu merupakan surat pernyataan kesediaan mengisolasi diri di rumah masing-masing, apabila melangar, yang bersangkutan bersama keluarganya akan ditindak, untuk menjalani sanksi hukum berupa penahanan di Polsek“ tegas Sekcam Wonomulyo, Samiaji, S.Sos, kepada wartawan Jumat (03/04/20).
Diakui Samiaji, keputusan yang mewajibkan setiap pendatang di daerah ini untuk bertandatangan di atas surat pernyataan, diambil lantaran banyak yang melanggar imbauan pemerintah, “ Itu salah satu upaya yang kita lakukan mencegah penularan virus corona, apalagi selama ini banyak warga yang berdatangan dari daerah terdampak corona, sudah diimbau mengisolasi diri di rumah masing-masing, untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan, namun nyatanya, tidak sedikit diantaranya yang membandel dan kita dapati berkeliaran, sebelum masa isolasi berakhir “, ungkapnya.

Proses penyemprotan cairain antiseptik kepada santriwati yang baru saja pulang daerah terdampak corona
Jumat sore, Pemerintah Kecamatan Wonomulyo, kembali menerima kepulangan sedikitnya 17 santri dan santriwati dari daerah ini yang menuntut ilmu di Pesantrean Darussalam, Bayuwangi.
Sebelum diserahkan kepada keluarganya masing-masing, mereka terlebih dahulu menandatangani surat pernyataan, kemudian disemprot menggunakan cairan antiseptik lalu menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kendati dari hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, para santri dan santriwati ini tidak menunjukkan gejala terindikasi tertular virus corona, mereka tetap diimbau untuk sementara waktu mengisolasi diri di rumah masing-masing, dan segera melapor kepada petugas, jika merasakan sakit dengan gejala mirip yang ditimbulkan virus corona. (Thaya)